Tawarkan Investasi ke Pengusaha China, BKPM Terkendala Bahasa

Senin, 21 Maret 2016 - 18:14 WIB
Tawarkan Investasi ke...
Tawarkan Investasi ke Pengusaha China, BKPM Terkendala Bahasa
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani mengatakan bahasa menjadi kendala yang harus dihadapi ketika coba menawarkan investasi kepada para penguasa China di negara asal mereka. Dia menerangkan ketika melakukan kunjungan ke Negeri Tirai Bambu -julukan China- tersebut tidak sedikit investor China yang kurang bisa berbahasa Inggris.

Lanjut dia, jadi mereka lebih nyaman menggunakan bahasa daerahnya sendiri dan BKPM sudah pasti membawa ahli bahasa China untuk membantu mereka mempromosikan investasi Indonesia.

"Ini jadi kendala. Karena tidak sedikit investor China yang lebih memilih menggunakan bahasa China dibandingkan bahasa Inggris. Sedangkan awalnya kita presentasi menggunakan bahasa Inggris," jelasnya di kantor BKPM, Jakarta, Senin (21/3/2016)

(Baca Juga: BKPM Siapkan Strategi Gaet Investor China ke Indonesia)

Selain itu, dia juga mengungkapkan pemilihan partner investasi juga menjadi kendala dan tidak mudah bagi mereka. Karena rata-rata investor China mencari partner dengan hubungan kekerabatan, atau keluarga.

"Tidak mudah bagi mereka karena umumnya mereka mencari yang punya hubungan kekerabatan, namun setelahnya malah tidak jadi, karena mereka tidak paham betul mengenai bisnis di Indonesia," kata dia.

Karena itu, untuk mengantisipasi kendala ini BKPM kemudian membuat tren perubahan yang sudah dilakukan dalam setahun terakhir dengan mencarikan partner untuk China lewat perwakilan pemerintahan.

"Kita membantu mereka mencarikan partner lewat kedutaan besar dan kita juga turun langsung dalam mencarikan partner untuk mereka. Kita tawarkan juga industri-industri yang sudah eksisting di Indonesia. Supaya mereka bisa mempertimbangkan," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tekad Kuat Wamen Investasi...
Tekad Kuat Wamen Investasi Benahi Perizinan Demi Ekonomi Tumbuh 8 Persen
BKPM Siapkan 6 Strategi...
BKPM Siapkan 6 Strategi Pulihkan Investasi di 2021
Serabutan Sedot Investasi,...
Serabutan Sedot Investasi, Besar atau Kecil Tetap Dilayani
Pemerataan Investasi,...
Pemerataan Investasi, Penanaman Modal di Luar Jawa Meningkat 19,3%
Kejar Target Investasi,...
Kejar Target Investasi, Kepala BKPM Pakai Strategi Ala Juventus
Genjot Investasi, BKPM...
Genjot Investasi, BKPM Prioritaskan Sektor Manufaktur, Hilirisasi dan Alat Kesehatan
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Penggunaan LPG Non Subsidi di Jakarta Fair
25 menit yang lalu
Aden Indonesia Sinergi...
Aden Indonesia Sinergi Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Routa
37 menit yang lalu
Buru Puma Speedcat Ballet...
Buru Puma Speedcat Ballet di BRI Consumer Expo 2026, Dapat Gift Card Rp250 Ribu Plus Tambahan Bonus!
45 menit yang lalu
Airlangga Jadikan Catatan...
Airlangga Jadikan Catatan MSCI Sebagai Amunisi Tuntaskan Reformasi Pasar Modal
1 jam yang lalu
Navigasi Kompleksitas...
Navigasi Kompleksitas Bisnis 2026, Grab For Business Dorong Pelaku Usaha Scale Smarter dan Execute Faster
1 jam yang lalu
Kemenhut Bangun Perekonomian...
Kemenhut Bangun Perekonomian Kehutanan Inklusif, Berkelanjutan, dan Kompetitif
1 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved