Mau Menarik Dana Parkir di LN, Ini Caranya

Selasa, 05 April 2016 - 17:35 WIB
Mau Menarik Dana Parkir...
Mau Menarik Dana Parkir di LN, Ini Caranya
A A A
JAKARTA - Keinginan pemerintah menarik dana pengusaha yang diparkir di luar negeri, Direktur Utama PT Adaro Tbk (ADRO), Garibaldi Thohir punya beberapa cara. Menurut pria yang akrab disapa Boy Thohir ini, pemerintah tidak perlu menggunakan cara yang berbelit-belit dalam menggiring aset mereka ke Indonesia.

“Kalau saya sederhana saja, tidak usah diatur sedemikan rupa. Kalau interest rate di sini lebih baik, pelan-pelan juga pasti balik. Salah satunya itu. Kedua keamanan, terus ada benefit dan reward," kata Boy di Jakarta, Selasa (5/4/2016).

Boy mencontohkan, ketika orang memiliki uang Rp10 juta, mendapat bunga di Singapura hanya 0,01% dan di Indonesia 5%, mereka akan mengalihkan uangnya kembali ke Indonesia.

"Coba lihat. Pindah enggak? Pasti pindah. Setahun pertama enggak, lama-lama pasti pindah. Tinggal memang tadi mesti diberikan faktor keamanan dan apresiasi serta reward," kata dia.

Boy juga mengingatkan kepada pemerintah, jangan sampai orang yang sudah membayar pajak dipersulit. Para pembayar pajak juga harus diberikan apresiasi.

‎Karena kepatuhan akan terjadi apabila pemerintah memberikan apresiasi yang baik kepada para pengusaha yang membayar pajak. Bahkan jika mereka menaruh uangnya di banyak tempat, bukan merupakan suatu keseganan untuk melaporkan pajaknya.

Terlebih lagi dengan adanya tax amensty dan beberapa benefit yang lainnya dari pemerintah, uang yang terparkir di luar negeri, secara berangsur-angsur akan kembali ke dalam negeri.

"Mereka pasti di mana-mana (naruh uang). Saya yakin kalau ada tax amnesty semua transparan, banyak uang akan pindah. Mungkin enggak seluruhnya. Karena pasti dibagi. Cuma nanti pelan-pelan pengusaha akan melihat benefit lebih banyak," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dongkrak Penerimaan...
Dongkrak Penerimaan Pajak, Sri Mulyani Diminta 'Eksplorasi' Data Pengampunan Pajak 2016
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Bakal Digelar, Catat Besaran Tebusannya
Pengampunan Pajak Tinggal...
Pengampunan Pajak Tinggal 34 Hari, Pemerintah Kantongi Rp10 Triliun Lebih
Tinggal 28 Hari! Ikuti...
Tinggal 28 Hari! Ikuti Pengampunan Pajak atau Kena Denda 200 Persen
Sri Mulyani: Kami Tidak...
Sri Mulyani: Kami Tidak Akan Berikan Lagi Program Pengampunan Pajak
Ekonom Beberkan Sektor-sektor...
Ekonom Beberkan Sektor-sektor yang Diuntungkan dengan Pengampunan Pajak Jilid II
Berita Terkini
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
1 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
4 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
4 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
14 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
15 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
15 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved