OJK Siapkan Kredit Super Mikro

Senin, 02 Mei 2016 - 23:06 WIB
OJK Siapkan Kredit Super...
OJK Siapkan Kredit Super Mikro
A A A
BENGKALIS - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sedang mengkaji produk kredit super mikro. Pembiayaan super mikro dimaksud ialah kredit dengan plafon di bawah Rp5 juta.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman D. Hadad mengatakan, otoritas melihat kebutuhan pinjaman yang tidak terjangkau oleh kredit usaha rakyat (KUR) mikro yang plafon minimalnya sebesar Rp5 juta. Karena itu pihaknya mengkaji untuk membuat produk buat masyarakat kecil yang membutuhkan pinjaman super mikro.

“Saat ini sedang dikaji produk super mikro. Kami minta lembaga keuangan untuk mendesain kredit super mikro yang akan diberikan lembaga keuangan mikro seperti BUMDES di setiap. Kredit ini dibutuhkan untuk segmen mikro seperti tukang bakso, sehingga kami akan dorong terus kelanjutannya,” ujar Muliaman di Bengkalis, Riau, Senin (2/5/2016).

Muliaman mengatakan pihaknya terus mendorong keuangan inklusif di tengah masyarakat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Penetrasi sektor keuangan harus terus didorong berupa akses seluas-luasnya untuk seluruh lapisan masyarakat dan sektor ekonomi.

Otoritas akan mengembangkan penetrasi keuangan di berbagai sektor seperti maritim, perikanan, pertanian, perkebunan, hingga pariwisata.

“Kami ingin menciptakan multiplier effect dari pembangunan ekonomi. Misalnya di pariwisata akan banyak keterkaitan usaha yang saling mendukung. Misalnya ada potensi ekonomi di Riau untuk layanan keuangan, khususnya potensi Bengkalis sebagai destinasi pariwisata dengan kekayaan budayanya. Karena itu kami harus bangun akomodasi penginapan, transportasinya, kuliner, hingga industri kerajinan tangan. Banyak kaitan di sektor pariwisata jadi multiplier impact. Karena wisata salah satu kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

OJK optimistis sektor mikro akan terbantu, hal ini khususnya dengan program JARING yang menyasar usaha sektor maritim. Selama ini Indonesia dinilai kurang memperhatikan sektor maritim yang memiliki potensi ekonomi besar. Industri keuangan bank dan non bank didorong oleh OJK untuk masuk bersama-sama membangun industri maritim yang sangat luas.

Tahun 2016 ini perbankan nasional menargetkan penyaluran kredit ke ke Sektor Kemaritiman sebesar Rp52,7 triliun dan ke Sektor Kelautan dan Perikanan sebesar Rp10,7 triliun. Sementara itu, target penjaminan KUR dan Non KUR Jamkrindo masing-masing sebesar Rp50 triliun dan Rp65 triliun, sehingga totalnya mencapai Rp115 triliun. Per Maret 2016, Jamkrindo sebagai penjamin KUR telah melakukan penjaminan sebesar Rp10,2 triliun secara nasional.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OJK Siapkan Pelaksanaan...
OJK Siapkan Pelaksanaan Subsidi Bunga UMKM
OJK Konsisten Memperluas...
OJK Konsisten Memperluas Akses UMKM Jawa Tengah untuk Mendapatkan Bantuan Permodalan
Blusukan ke Daerah,...
Blusukan ke Daerah, Bos OJK Temui Petani Sereh dan Cicipi Wingko Porang
Dukung Pembiayaan Petani...
Dukung Pembiayaan Petani OJK Inisiasi KUR Berbasis Klaster
KKP Siapkan Strategi...
KKP Siapkan Strategi untuk Maksimalkan Penyerapan KUR
Edhy Prabowo Ingin Maksimalkan...
Edhy Prabowo Ingin Maksimalkan Serapan KUR Sektor Kelautan dan Perikanan
Berita Terkini
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
8 menit yang lalu
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
20 menit yang lalu
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
36 menit yang lalu
DPR Sahkan Revisi UU...
DPR Sahkan Revisi UU PPSK Hari Ini, Berikut Poin-poin Lengkapnya
1 jam yang lalu
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
1 jam yang lalu
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
1 jam yang lalu
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved