Evaluasi Selusin Paket Ekonomi, Jokowi Akan Libatkan Pengusaha
Senin, 09 Mei 2016 - 21:09 WIB
Evaluasi Selusin Paket Ekonomi, Jokowi Akan Libatkan Pengusaha
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan agar pemerintah segera melakukan evaluasi berkaitan dengan paket kebijakan ekonomi yang telah diluncurkan dari jilid I sampai XII. Dia meminta agar dalam proses evaluasi tersebut, pemerintah dapat melibatkan pengusaha.
(Baca Juga: Jokowi Desak Menteri Jalankan Paket Kebijakan Ekonomi XII)
Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung yang menerangkan bahwa Presiden telah meminta untuk segera melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap paket tersebut dengan melibatkan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), dan seluruh pelaku usaha lainnya yang merasakan dampak dari paket deregulasi tersebut.
Evaluasi ini menurutnya dalam rangka untuk mengetahui sejauh mana dampak dari paket tersebut terhadap iklim dunia usaha, serta hambatan yang masih dirasakan.
"Beliau (Presiden Jokowi) meminta untuk segera dilakukan evaluasi secara menyeluruh paket tersebut dengan melibatkan Kadin, Hipmi, pelaku dunia usaha dan juga regulator untuk segera melihat apakah masih ada hambatan di berbagai hal yang dilakukan," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/5/2016).
(Baca Juga: Jokowi Berambisi Jadikan RI Negara Layak Investasi)
Selain itu, sambung Politisi PDI-Perjuangan ini, Jokowi juga telah menginstruksikan Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani untuk memantau seluruh perbaikan apakah telah sesuai dengan rencana yang dicanangkan pemerintah atau masih ada hal yang harus diperbaiki.
"Dengan harapan itu, mudah-mudahan tingkat kemudahan berusaha kita itu bisa turun dari 109 ke 40. Tadi ada yang nawar apakah boleh sampai 50, tidak boleh. Targetnya adalah 40," tandasnya.
(Baca Juga: Jokowi Desak Menteri Jalankan Paket Kebijakan Ekonomi XII)
Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung yang menerangkan bahwa Presiden telah meminta untuk segera melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap paket tersebut dengan melibatkan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), dan seluruh pelaku usaha lainnya yang merasakan dampak dari paket deregulasi tersebut.
Evaluasi ini menurutnya dalam rangka untuk mengetahui sejauh mana dampak dari paket tersebut terhadap iklim dunia usaha, serta hambatan yang masih dirasakan.
"Beliau (Presiden Jokowi) meminta untuk segera dilakukan evaluasi secara menyeluruh paket tersebut dengan melibatkan Kadin, Hipmi, pelaku dunia usaha dan juga regulator untuk segera melihat apakah masih ada hambatan di berbagai hal yang dilakukan," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/5/2016).
(Baca Juga: Jokowi Berambisi Jadikan RI Negara Layak Investasi)
Selain itu, sambung Politisi PDI-Perjuangan ini, Jokowi juga telah menginstruksikan Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani untuk memantau seluruh perbaikan apakah telah sesuai dengan rencana yang dicanangkan pemerintah atau masih ada hal yang harus diperbaiki.
"Dengan harapan itu, mudah-mudahan tingkat kemudahan berusaha kita itu bisa turun dari 109 ke 40. Tadi ada yang nawar apakah boleh sampai 50, tidak boleh. Targetnya adalah 40," tandasnya.
(akr)
Lihat Juga :