Dievaluasi, Jokowi Klaim Selusin Paket Ekonomi 95% Berjalan
Selasa, 24 Mei 2016 - 18:33 WIB
Dievaluasi, Jokowi Klaim Selusin Paket Ekonomi 95% Berjalan
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut bahwa saat ini implementasi paket kebijakan ekonomi telah mencapai 95%. Hal ini dikatakan Jokowi saat menggelar rapat kabinet terbatas guna mengevaluasi selusin paket kebijakan ekonomi yang telah dikeluarkannya sejak September 2015.
Dia mengatakan, ‎dari 203 regulasi yang masuk dalam paket kebijakan ekonomi jilid I-XII, 193 regulasi di antaranya telah selesai dan telah diimplementasikan. "Artinya sudah selesai 95%, artinya tinggal 10 regulasi atau 5% yang masih dalam finalisasi dan pembahasan," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (24/5/2016).
Menurutnya, proses pemantauan dan evaluasi dari seluruh program dan paket kebijakan tetap harus dilakukan dengan baik. Jokowi juga meminta para menterinya untuk mengecek langsung di lapangan guna memastikan program dalam paket kebijakan ekonomi tersebut berjalan efektif.
"Saya ingin menekankan langkah-langkah perbaikan dalam paket kebijakan harus betul-betul berjalan di lapangan. Betul-betul berubah secara nyata sehingga berdampak pada naiknya investasi, adanya penguatan sektor UMKM, kebangkitan industri serta peningkatan ekspor kita," imbuh dia.
Mantan Wali kota Solo ini menginginkan, agar langkah deregulasi ini dapat memberikan dampak psikologis positif dengan menguatnya kepercayaan pelaku ekonomi terhadap iklim usaha di Tanah Air. Kepercayaan ini harus dijaga dengan konsistensi berkelanjutan dan perubahan nyata di lapangan.
Untuk mengawal implementasi paket kebijakan tersebut, dirinya meminta Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution untuk membentuk satuan tugas (taskforce) yang dapat mengawal pelaksanaannya sampai ke daerah. Satuan tugas ini akan berada langsung di bawah Presiden.
"Saya tidak ingin, nanti semua regulasinya sudah selesai, tapi karena tidak dikawal dalam pelaksanaan, tidak dikawal sampai daerah, tidak dikawal sampai jalan akan ada hambatan-hambatan lagi di lapangan," pungkas Jokowi.
Dia mengatakan, ‎dari 203 regulasi yang masuk dalam paket kebijakan ekonomi jilid I-XII, 193 regulasi di antaranya telah selesai dan telah diimplementasikan. "Artinya sudah selesai 95%, artinya tinggal 10 regulasi atau 5% yang masih dalam finalisasi dan pembahasan," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (24/5/2016).
Menurutnya, proses pemantauan dan evaluasi dari seluruh program dan paket kebijakan tetap harus dilakukan dengan baik. Jokowi juga meminta para menterinya untuk mengecek langsung di lapangan guna memastikan program dalam paket kebijakan ekonomi tersebut berjalan efektif.
"Saya ingin menekankan langkah-langkah perbaikan dalam paket kebijakan harus betul-betul berjalan di lapangan. Betul-betul berubah secara nyata sehingga berdampak pada naiknya investasi, adanya penguatan sektor UMKM, kebangkitan industri serta peningkatan ekspor kita," imbuh dia.
Mantan Wali kota Solo ini menginginkan, agar langkah deregulasi ini dapat memberikan dampak psikologis positif dengan menguatnya kepercayaan pelaku ekonomi terhadap iklim usaha di Tanah Air. Kepercayaan ini harus dijaga dengan konsistensi berkelanjutan dan perubahan nyata di lapangan.
Untuk mengawal implementasi paket kebijakan tersebut, dirinya meminta Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution untuk membentuk satuan tugas (taskforce) yang dapat mengawal pelaksanaannya sampai ke daerah. Satuan tugas ini akan berada langsung di bawah Presiden.
"Saya tidak ingin, nanti semua regulasinya sudah selesai, tapi karena tidak dikawal dalam pelaksanaan, tidak dikawal sampai daerah, tidak dikawal sampai jalan akan ada hambatan-hambatan lagi di lapangan," pungkas Jokowi.
(izz)
Lihat Juga :