Target Penerimaan Pajak Dipangkas dalam RAPBNP 2016

Kamis, 02 Juni 2016 - 19:28 WIB
Target Penerimaan Pajak...
Target Penerimaan Pajak Dipangkas dalam RAPBNP 2016
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memangkas target penerimaan pajak dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2016 yang diajukan hari ini ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Dalam draft tersebut ada beberapa perubahan asumsi Makro di antaranya target penerimaan pajak dipangkas Rp19,6 triliun menjadi Rp1.527,1 triliun.

Turunnya target penerimaan perpajakan diakibatkan merosotnya potensi penerimaan Pajak Penghasilan (PPh) minyak dan gas (migas) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) tahun ini. Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro menuturkan, penurunan harga minyak dunia yang terjadi beberapa waktu ini menyebabkan pemerintah memangkas target PPh migas dari sebelumnya Rp41,4 triliun dalam APBN 2016, menjadi Rp24,3 triliun dalam RAPBNP 2016.

"Dampak dari penurunan harga minyak, pasti ada penurunan penerimaan. Sehingga, kalau kita lihat ada pengurangan penerimaan dan belanja juga diefisienkan," katanya di Gedung DPR/MPR RI, Kamis (2/6/2016).

(Baca Juga: Ajukan RAPBNP 2016, Menkeu Revisi Target Pendapatan Negara)

Sementara itu sambung dia, penerimaan pajak nonmigas dalam RAPBN-P 2016 naik Rp200 miliar dibandingkan APBN 2016. Dalam APBN 2016, target penerimaan pajak nonmigas sebesar Rp1.318,7 triliun, sementara dalam RAPBNP 2016 menjadi Rp1.318,9 triliun.

"Ini dilakukan dengan extra effort dan langkah kebijakan. Selain itu, potensi dari kebijakan tax amnesty," imbuh dia.

Mantan Wakil Menteri Keuangan ini menambahkan, target penerimaan kepabeanan dan cukai juga mengalami penurunan Rp2,6 triliun menjadi Rp184 triliun. Hal ini lantaran bea masuk dan bea keluar dipengaruhi perkembangan ekonomi yang masih moderat. "Sementara target cukai Rp1,7 triliun dengan extra effort dan policy measure,"‎ tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kabar Buruk, Penerimaan...
Kabar Buruk, Penerimaan Pajak Tahun Ini Bakal Minus 10%
Turun 3,8% Sepanjang...
Turun 3,8% Sepanjang 2025, Pemerintah Kantongi Penerimaan Pajak Rp1.135,4 Triliun
Covid-19 Bikin Belanja...
Covid-19 Bikin Belanja Pemerintah Membengkak, Tapi Pajak Loyo
Target Berat Penerimaan...
Target Berat Penerimaan Pajak
Belanja Membengkak,...
Belanja Membengkak, Pendapatan Negara Justru Diproyeksi Menyusut
Sri Mulyani Sebut Penerimaan...
Sri Mulyani Sebut Penerimaan Pajak 2021 Masih Penuh Risiko
Berita Terkini
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
12 menit yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
48 menit yang lalu
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
1 jam yang lalu
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
2 jam yang lalu
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
3 jam yang lalu
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
13 jam yang lalu
Infografis
27 Negara Ini Terdeteksi...
27 Negara Ini Terdeteksi Radar dalam Jangkauan Rudal Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved