DPR Minta Presiden Mengoreksi Harga Daging
Jum'at, 03 Juni 2016 - 05:37 WIB
DPR Minta Presiden Mengoreksi Harga Daging
A
A
A
JAKARTA - Mendekati Ramadhan, berbagai harga komoditas rumah tangga mengalami kenaikan, terlebih yang menjadi perhatian adalah harga daging sapi yang terus melonjak.
Dewan Perwakilan Rakyat menilai menajamnya harga kebutuhan pokok tersebut harus segera diperbaiki oleh Presiden. Wakil Ketua DPR, Agus Hermanto mengatakan bahwa perlu ada koreksi yang harus dilakukan Presiden Joko Widodo.
“Koreksi oleh Presiden terkait harga daging. Itu kan pinginnya Pak Jokowi tetap stabil. Tapi kan malah terus melonjak,” katanya di Gedung DPR RI Jakarta, Kamis (2/6/2016).
Bahkan di pasaran, kata dia, harga daging sapi sekarang mencapai Rp120.000-Rp130.000 per kilogram.
Karena itu, politikus Partai Demokrat ini, melihat perlu ada penegasan dan upaya lebih yang harus dilakukan pemerintah dalam mencegah terjadinya lonjakan harga yang terus menerus. Apalagi sudah menjadi lazimnya, memasuki Ramadhan, harga kebutuhan pokok banyak mengalami kenaikan.
"Kan maunya Presiden tapi nampaknya menterinya kewalahan. Yang jelas spekulan yang harus diberantas," tandasnya.
Dewan Perwakilan Rakyat menilai menajamnya harga kebutuhan pokok tersebut harus segera diperbaiki oleh Presiden. Wakil Ketua DPR, Agus Hermanto mengatakan bahwa perlu ada koreksi yang harus dilakukan Presiden Joko Widodo.
“Koreksi oleh Presiden terkait harga daging. Itu kan pinginnya Pak Jokowi tetap stabil. Tapi kan malah terus melonjak,” katanya di Gedung DPR RI Jakarta, Kamis (2/6/2016).
Bahkan di pasaran, kata dia, harga daging sapi sekarang mencapai Rp120.000-Rp130.000 per kilogram.
Karena itu, politikus Partai Demokrat ini, melihat perlu ada penegasan dan upaya lebih yang harus dilakukan pemerintah dalam mencegah terjadinya lonjakan harga yang terus menerus. Apalagi sudah menjadi lazimnya, memasuki Ramadhan, harga kebutuhan pokok banyak mengalami kenaikan.
"Kan maunya Presiden tapi nampaknya menterinya kewalahan. Yang jelas spekulan yang harus diberantas," tandasnya.
(ven)
Lihat Juga :