Dari 46.000 Bus Angkutan Lebaran Baru 5% Lalui Tahap Pengecekan

Senin, 20 Juni 2016 - 19:30 WIB
Dari 46.000 Bus Angkutan...
Dari 46.000 Bus Angkutan Lebaran Baru 5% Lalui Tahap Pengecekan
A A A
JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan 46.000 bus Antar Kota dan Antar Provinsi (AKAP) untuk melayani angkutan Lebaran tahun ini. Namun dari jumlah tersebut, hingga 19 Juni 2016, baru 2.300 unit bus atau sekitar 5% yang telah melalui tahap pengecekan.

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan, piHaknya akan melaksanakan pemeriksaan menyeluruh dan akan menyelesaikannya paling lambat akhir bulan ini.

"Sampai hari minggu baru 2.300-an bus yang diperiksa atau 5%-nya. Mudah-mudahan sampai akhir bulan ini selesai. Karena di semua moda kita lakukan pengecekan secara menyeluruh," ujarnya di Komisi V DPR RI di Jakarta, Senin (20/6/2016).

Dari pemeriksaan tersebut, ada lima item yang diperhatikan Kemenhub dan sudah lama sekali aturan ini tidak dikerjakan. Untuk meningkatkan keamanan pihaknya kembali menegaskan lima aturan itu.

"Pertama, speedometer harus berfungsi, rem kaki dan rem tangan harus berfungsi dengan baik, ban tidak boleh terlalu tipis atau gundul, karena bisa berbahaya buat keselamatan," jelas Jonan.

Selanjutnya, kata dia, kaca depan untuk bus tidak boleh ada keretakan atau tanda-tanda pecah. Jika itu terjadi di tengah jalan Jonan mengimbau untuk segera menggantinya.

Kemudian yang paling penting dan sering diabaikan, yakni si pengemudi harus selalu menggunakan sabuk pengaman jika sedang mengemudi.

Jonan menyebutkan ketentuan-ketentuan tersebut sejauh ini sudah disampaikan di hadapan 130 pengusaha bus AKAP seluruh Indonesia untuk keamanan penumpang yang akan melakukan mudik.

"‎Kami sudah kumpulkan 130 pengusaha bus AKAP. Dari lima item yang harus dipenuhi mereka menyanggupi," pungkas Jonan.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Angkutan Laut Dibuka...
Angkutan Laut Dibuka 7 Juni, Kemenhub Minta Antisipasi New Normal
Revitalisasi Terminal,...
Revitalisasi Terminal, Kemenhub Ingin Angkutan Massal Terintegrasi
Membenahi Tata Kelola...
Membenahi Tata Kelola Angkutan Wisata Jelang Mudik Lebaran
Kemenhub: Pemudik Angkutan...
Kemenhub: Pemudik Angkutan Umum Meningkat Jadi 1,3 Juta Orang
Kemenhub Giatkan Ramp...
Kemenhub Giatkan Ramp Check Angkutan Lebaran, Bus Lolos Inspeksi Ditempel Stiker Khusus
PT DLU Terima Penghargaan...
PT DLU Terima Penghargaan Angkutan Lebaran dari Kemenhub
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
9 jam yang lalu
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
10 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
10 jam yang lalu
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
10 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
10 jam yang lalu
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
11 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved