Wall Street Bangkit Ditolong Penguatan Saham Teknologi
Rabu, 22 Juni 2016 - 08:07 WIB
Wall Street Bangkit Ditolong Penguatan Saham Teknologi
A
A
A
NEW YORK - Wall Street pada sesi perdagangan kemarin waktu setempat berakhir meningkat naik, dipimpin oleh keuntungan saham teknologi ditambah optimistis Gubernur The Fed Janet Yellen tentang ekonomi dunia dan Amerika Serikat (AS) kedepannya. Sementara kekhawatiran terkait rencana Inggris keluar dari Uni Eropa pada referendum sedikit mereda.
Dilansir Reuters, Rabu (22/6/2016) Indeks Dow Jones industrial average ditutup naik 24,86 poin atau 0,14% ke level 17.829,73. Selanjutnya indeks S & P 500 mendapatkan tambahan 5,65 poin atau 0,27% ke posisi 2.088,9 dan komposit Nasdaq menguat 6,55 poin atau 0,14% ke level 4.843,76.
Penguatan pasar saham AS dipimpin peningkatan pada saham Microsoft (MSFT.O) untuk membuat S & P melompat 2,2% yang diikuti penguatan saham Apple (AAPL.O) sebesar 0,8%. Sementara dalam pidato tang merupakan bagian dari laporan kebijakan moneter dua kali setahun, Fed atau Bank Sentral AS memperingatkan efek ini belum terbukti untuk jangka pendek.
Di sisi lain sektor energi mencatat keuntungan untuk membawa SPNY meningkat 1,1%, meski harga minyak mentah berjangka masih bergerak fluktuatuf. Sedangkan Yellen memperingatkan bahwa jejak pendapat untuk menentukan nasib Inggris bersama Uni Eropa tengah pekan dirasa akan memberikan imbas kepada perlambatan sektor ketenagakerjaan dan berisiko ke outlook ekonomi.
Pounds Inggris sebelumnya mampu meningkat untuk mencapai posisi tertinggi versus dolar Amerika Serikat (AS), saat pasar memanfaatkan momentum keyakinan Inggris akan tetap bertahan di Uni Eropa. "Masalah terbesar pasar saham, jelas jejak pendapat di Inggris. Hal itu menjadi sentimen yang terjadi terus berulang dan saat ini ada kecenderungan Inggris bertahan dan memberikan efek bagus," terang Presiden dari LibertyView Capital Management Rick Meckler.
Dilansir Reuters, Rabu (22/6/2016) Indeks Dow Jones industrial average ditutup naik 24,86 poin atau 0,14% ke level 17.829,73. Selanjutnya indeks S & P 500 mendapatkan tambahan 5,65 poin atau 0,27% ke posisi 2.088,9 dan komposit Nasdaq menguat 6,55 poin atau 0,14% ke level 4.843,76.
Penguatan pasar saham AS dipimpin peningkatan pada saham Microsoft (MSFT.O) untuk membuat S & P melompat 2,2% yang diikuti penguatan saham Apple (AAPL.O) sebesar 0,8%. Sementara dalam pidato tang merupakan bagian dari laporan kebijakan moneter dua kali setahun, Fed atau Bank Sentral AS memperingatkan efek ini belum terbukti untuk jangka pendek.
Di sisi lain sektor energi mencatat keuntungan untuk membawa SPNY meningkat 1,1%, meski harga minyak mentah berjangka masih bergerak fluktuatuf. Sedangkan Yellen memperingatkan bahwa jejak pendapat untuk menentukan nasib Inggris bersama Uni Eropa tengah pekan dirasa akan memberikan imbas kepada perlambatan sektor ketenagakerjaan dan berisiko ke outlook ekonomi.
Pounds Inggris sebelumnya mampu meningkat untuk mencapai posisi tertinggi versus dolar Amerika Serikat (AS), saat pasar memanfaatkan momentum keyakinan Inggris akan tetap bertahan di Uni Eropa. "Masalah terbesar pasar saham, jelas jejak pendapat di Inggris. Hal itu menjadi sentimen yang terjadi terus berulang dan saat ini ada kecenderungan Inggris bertahan dan memberikan efek bagus," terang Presiden dari LibertyView Capital Management Rick Meckler.
(akr)
Lihat Juga :