BCA: Kami Jadi Bank Persepsi karena Nasabah Banyak

Selasa, 12 Juli 2016 - 13:00 WIB
BCA: Kami Jadi Bank...
BCA: Kami Jadi Bank Persepsi karena Nasabah Banyak
A A A
JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyatakan, pihaknya ditunjuk Kementerian Keuangan menjadi bank persepsi untuk menampung dana repatriasi karena nasabah perusahaan banyak. BCA bersama Bank Danamon dan BTPN jadi tiga bank persepsi swasta.

"Terima kasih banyak kepada Kemenkeu sudah dipercaya, mungkin karena nasabah kami banyak. Dan ada juga Danamon terus BTPN," ujar Direktur Utama BCA Jahja Setiaatmadja di Jakarta, Selasa (12/7/2016).

Jahja mengatakan, perusahaan mempersiapkan sosialisasi kepada nasabah yang memiliki dana di luar negeri. Pegawai BCA juga akan diberikan penjelasan terkait tax amnesty.

"Persiapannya kami akan sosialisasi kepada nasabah, nanti jadi beberapa orang kami akan diberikan penjelasan secara rinci mengenai tax amnesty. Mungkin mereka akan memberikan sosialisasi ke nasabah," tuturnya.

Selanjutnya, kata Jahja, nasabah perlu tahu tata cara memanfaatkan tax amnesty termasuk dana yang akan ditahan sela tiga tahun. Jika sudah mengerti diyakini bisa mendukung masuknya dana repatriasi.

"Agar nasabah kami yakin dan tau prosedurnya, lalu manfaatnya seperti apa, lalu kalau menempatkan dana kan lock tiga tahun itu bagaimana rincinya? Itu sosialisasi ke nasabah, kalau mereka mengerti mudah-mudahan bisa mendukung masuknya dananya, kepercayaannya," katanya.

Kendati demikian, BCA belum bisa memperkirakan berapa dana repatriasi yang ditampung. Perusahaan hanya berharap jumlahnya bisa besar. (Baca: Bank Mandiri Siap Kelola Dana Repatriasi)

"Potensinya kan bisa karena ini pertama kali dan kami enggak tahu. Kami enggak bisa nebak-nebak jumlah besarannya tapi mudah-mudahan jumlahnya besar," pungkasnya.

Sekedar informasi, pemerintah melalui Kementerian Keuangan telah menetapkan tujuh bank persepsi untuk menampung dana repatriasi. Ketujuh bank ini terdiri dari empat bank BUMN dan tiga bank swasta.

Empat bank BUMN tersebut adalah BNI, Mandiri, BTN, dan BRI. Sedangkan tiga bank swasta adalah BCA, Danamon dan BTPN.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kasus Pajak, KPK Geledah...
Kasus Pajak, KPK Geledah Kantor PT Jhonlin Baratama dan Sita Sejumlah Dokumen
Per 1 Juli Netflix dan...
Per 1 Juli Netflix dan Zoom Dikenai Pajak
Dihantam Covid-19, hingga...
Dihantam Covid-19, hingga April Penerimaan Pajak Turun 0,9%
Penyelesaian Utang Garuda...
Penyelesaian Utang Garuda Indonesia Dibantu Kemenkeu
Maksimalkan Potensi...
Maksimalkan Potensi Penerimaan Pajak dari Sektor Digital
Digelar Satu Bulan,...
Digelar Satu Bulan, BCA Expoversary Online 2021 Gaet 1 Juta Pengunjung
Berita Terkini
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
53 menit yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
1 jam yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
11 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
12 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
14 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved