DPR Minta Dana Repatriasi Tak Hanya untuk Sektor Keuangan

Kamis, 14 Juli 2016 - 19:13 WIB
DPR Minta Dana Repatriasi...
DPR Minta Dana Repatriasi Tak Hanya untuk Sektor Keuangan
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi XI DPR RI Ecky Awal Muharram ‎meminta pemerintah tidak hanya menempatkan dana repatriasi dari pengampunan pajak (tax amnesty) untuk investasi di sektor keuangan dan pasar modal. Apalagi, dana yang ada di luar negeri tersebut diklaim mencapai Rp11 ribu triliun.

Dia mengatakan, tidak ideal jika hasil dana repatriasi tersebut masuk ke sektor keuangan dan pasar modal saja. Seharusnya, dana tersebut juga diguyur untuk sektor yang bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan nilai tambah untuk negara.

"Itu dana repatriasi untuk siapa? Datang ke Indonesia kemudian beli Surat Utang Negara (SUN). SUN itu dapat bunga yield-nya 8%, padahal dia (pemilik dana) cuma bayar 1%. Yang rugi siapa, kan pemerintah. Kenapa enggak dimasukkan ke sektor investasi yang dibutuhkan negara, yang tidak terlalu diminati," katanya di Restoran Bumbu Desa, Jakarta, Kamis (14/7/2016).

Ecky juga mengkritik sikap pemerintah yang terkesan mengandalkan tax amnesty untuk menambah penerimaan negara. Padahal, target penerimaan negara yang dipatok terlampau tinggi yang menjadi beban, sehingga pemerintah mencari cara untuk menambalnya agar target tercapai.

"Katanya tax amnesty ini untuk menambah penerimaan negara yang kurang. Di 2016 dari sejak awal, kenaikan penerimaan negara yang sekarang itu tidak logis. Penerimaan negara sebelumnya naik 15%, sekarang naik menjadi 30%. Saya rasa itu tidak akan tercapai, dan tidak masuk akal dari segi apapun," tandas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dongkrak Penerimaan...
Dongkrak Penerimaan Pajak, Sri Mulyani Diminta 'Eksplorasi' Data Pengampunan Pajak 2016
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Bakal Digelar, Catat Besaran Tebusannya
Pengampunan Pajak Tinggal...
Pengampunan Pajak Tinggal 34 Hari, Pemerintah Kantongi Rp10 Triliun Lebih
Tinggal 28 Hari! Ikuti...
Tinggal 28 Hari! Ikuti Pengampunan Pajak atau Kena Denda 200 Persen
Sri Mulyani: Kami Tidak...
Sri Mulyani: Kami Tidak Akan Berikan Lagi Program Pengampunan Pajak
Ekonom Beberkan Sektor-sektor...
Ekonom Beberkan Sektor-sektor yang Diuntungkan dengan Pengampunan Pajak Jilid II
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Ekonomi Sirkular melalui Program Pengelolaan Sampah dan Limbah Berkelanjutan
16 menit yang lalu
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
22 menit yang lalu
Rekor Terburuk Lagi,...
Rekor Terburuk Lagi, Rupiah Tembus Rp18.187 per Dolar AS Sore Ini
36 menit yang lalu
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
2 jam yang lalu
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
3 jam yang lalu
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
4 jam yang lalu
Infografis
NASA Minta Penduduk...
NASA Minta Penduduk Bumi Siaga 1, Kondisi Alam Semesta Tak Stabil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved