Soal Tax Amnesty, Rini Siapkan Proyek Tol hingga Pertanian
Rabu, 20 Juli 2016 - 13:44 WIB
Soal Tax Amnesty, Rini Siapkan Proyek Tol hingga Pertanian
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno langsung gerak cepat menyiapkan perusahaan pelat merah untuk menampung dana repatriasi dari para peserta pengampunan pajak (tax amnesty). Berbagai proyek BUMN mulai dari proyek jalan tol hingga pertanian disiapkan untuk investasi para peserta amnesti pajak.
(Baca: Menteri Rini Siapkan 25 BUMN Tampung Dana Tax Amnesty)
Dia menjelaskan, BUMN telah meyiapkan proyek yang telah selesai dikerjakan dan akan dikerjakan untuk investasi para peserta tax amnesty. Salah satunya, proyek jalan tol Malang-Pandaan yang saat ini telah selesai dikerjakan.
"Mereka (peserta tax amnesty) bisa ikut, umpamanya di jalan tol Malang-Pandaan yang sudah selesai dan sudah ada pendapatan. Nah, itu kita ngajak partner. Sehingga BUMN-nya pun bisa, kemudian dana itu kita manfaatkan untuk membangun jalan tol lain," imbuhnya.
Mantan Menteri Perindustrian dan Perdagangan ini juga menawarkan para peserta tax amnesty untuk masuk dalam proyek sekuritisasi untuk pembangunan perumahan rakyat. Selain itu, mereka juga ditawarkan obligasi dalam bentuk rupiah maupun dolar Amerika Serikat (USD).
(Baca: Disahkan Jokowi, UU Tax Amnesty Mulai Berlaku)
Tak berhenti di situ, Rini juga menyiapkan beberapa anak usaha BUMN untuk dilepas ke bursa saham melalui penawaran perdana saham atau initial public offering/IPO, di antaranya PT Tugu Pratama Indonesia dan PT HK Realty.
"Jadi, anak perusahaan ada beberapa. Kita masih mendetailkan. Yang kita harapkan juga, untuk pemegang dana yang tidak terlalu besar dan mereka mau masuk ke agriculture, jadi kita menawarkan untuk investasi di hortikultura 100 ha, 500 ha, dan 1.000 ha," pungkas dia.
Baca Juga:
Ini Syarat Khusus Bank Asing Penampung Dana Tax Amnesty
Respons Tax Amnesty Baru Sebatas Konsultasi ke Ditjen Pajak
(Baca: Menteri Rini Siapkan 25 BUMN Tampung Dana Tax Amnesty)
Dia menjelaskan, BUMN telah meyiapkan proyek yang telah selesai dikerjakan dan akan dikerjakan untuk investasi para peserta tax amnesty. Salah satunya, proyek jalan tol Malang-Pandaan yang saat ini telah selesai dikerjakan.
"Mereka (peserta tax amnesty) bisa ikut, umpamanya di jalan tol Malang-Pandaan yang sudah selesai dan sudah ada pendapatan. Nah, itu kita ngajak partner. Sehingga BUMN-nya pun bisa, kemudian dana itu kita manfaatkan untuk membangun jalan tol lain," imbuhnya.
Mantan Menteri Perindustrian dan Perdagangan ini juga menawarkan para peserta tax amnesty untuk masuk dalam proyek sekuritisasi untuk pembangunan perumahan rakyat. Selain itu, mereka juga ditawarkan obligasi dalam bentuk rupiah maupun dolar Amerika Serikat (USD).
(Baca: Disahkan Jokowi, UU Tax Amnesty Mulai Berlaku)
Tak berhenti di situ, Rini juga menyiapkan beberapa anak usaha BUMN untuk dilepas ke bursa saham melalui penawaran perdana saham atau initial public offering/IPO, di antaranya PT Tugu Pratama Indonesia dan PT HK Realty.
"Jadi, anak perusahaan ada beberapa. Kita masih mendetailkan. Yang kita harapkan juga, untuk pemegang dana yang tidak terlalu besar dan mereka mau masuk ke agriculture, jadi kita menawarkan untuk investasi di hortikultura 100 ha, 500 ha, dan 1.000 ha," pungkas dia.
Baca Juga:
Ini Syarat Khusus Bank Asing Penampung Dana Tax Amnesty
Respons Tax Amnesty Baru Sebatas Konsultasi ke Ditjen Pajak
(izz)
Lihat Juga :