Menteri BUMN Optimistis Simpan Dana Amnesti Pajak Rp300 Triliun
Rabu, 20 Juli 2016 - 14:03 WIB
Menteri BUMN Optimistis Simpan Dana Amnesti Pajak Rp300 Triliun
A
A
A
JAKARTA - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memasang target dapat menampung dana repatriasi peserta pengampunan pajak atau tax amnesty hingga mencapai Rp300 triliun dengan seluruh instrumen yang disiapkan. Menteri BUMN Rini Soemarno menyiapkan 25 perusahaan pelat merah untuk menampung dana-dana tersebut.
"Jadi semua ini, kita harapkan bisa menyerap.Tergantung masuknya, tapi kita target sampai Rp200-Rp300 triliun untuk semua instrumen," katanya di Gedung Kemenko bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (20/7/2016).
(Baca Juga: Menteri Rini Siapkan 25 BUMN Tampung Dana Tax Amnesty)
Dia menambahkan, BUMN saat ini masih mendetailkan jumlah proyek yang akan ditawarkan untuk para peserta tax amnesty. Namun diperkirakan terdapat 30 proyek BUMN, baik yang sudah dan akan dikerjakan bisa dimasuki oleh para peserta tax amnesty.
"Proyek itu ada yang groundfield dan greenfield. Jadi ada proyek yang sudah selesai dan ada proyek yang baru mulai. Dan ini sedang kita detailkan jumlahnya. Mungkin sampai 30-an kali ya," imbuh dia.
(Baca Juga: Soal Tax Amnesty, Rini Siapkan Proyek Tol hingga Pertanian)
Dari 30 proyek tersebut, sambung mantan Menteri Perindustrian dan Perdagangan ini, PT Pertamina (Persero) menawarkan proyek investasi yang paling besar. Sebab, BUMN migas (minyak dan gas) ini akan melakukan ekspansi pembangunan kilang dan terminal penyimpanan BBM (Bahan Bakar Minyak).
"Paling besar Pertamina, terutama karena ada beberapa proyek besar seperti ekspansi refinary di Balikpapan. Kemudian terminal penyimpanan BBM ada di beberapa tempat. Itu nilainya cukup besar," pungkasnya.
"Jadi semua ini, kita harapkan bisa menyerap.Tergantung masuknya, tapi kita target sampai Rp200-Rp300 triliun untuk semua instrumen," katanya di Gedung Kemenko bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (20/7/2016).
(Baca Juga: Menteri Rini Siapkan 25 BUMN Tampung Dana Tax Amnesty)
Dia menambahkan, BUMN saat ini masih mendetailkan jumlah proyek yang akan ditawarkan untuk para peserta tax amnesty. Namun diperkirakan terdapat 30 proyek BUMN, baik yang sudah dan akan dikerjakan bisa dimasuki oleh para peserta tax amnesty.
"Proyek itu ada yang groundfield dan greenfield. Jadi ada proyek yang sudah selesai dan ada proyek yang baru mulai. Dan ini sedang kita detailkan jumlahnya. Mungkin sampai 30-an kali ya," imbuh dia.
(Baca Juga: Soal Tax Amnesty, Rini Siapkan Proyek Tol hingga Pertanian)
Dari 30 proyek tersebut, sambung mantan Menteri Perindustrian dan Perdagangan ini, PT Pertamina (Persero) menawarkan proyek investasi yang paling besar. Sebab, BUMN migas (minyak dan gas) ini akan melakukan ekspansi pembangunan kilang dan terminal penyimpanan BBM (Bahan Bakar Minyak).
"Paling besar Pertamina, terutama karena ada beberapa proyek besar seperti ekspansi refinary di Balikpapan. Kemudian terminal penyimpanan BBM ada di beberapa tempat. Itu nilainya cukup besar," pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :