Target Tax Amnesty Tak Akan Diubah Sri Mulyani Apapun Risikonya

Jum'at, 05 Agustus 2016 - 18:55 WIB
Target Tax Amnesty Tak...
Target Tax Amnesty Tak Akan Diubah Sri Mulyani Apapun Risikonya
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menegaskan tidak akan merevisi target penerimaan program pengampunan pajak atau tax amnesty. Saat ini, diperkirakan shortfall pajak atau melesatnya realisasi penerimaan hingga akhir tahun mencapai Rp219 triliun, angka tersebut setelah dimasukannya asumsi target tax amnesty jika tercapai yakni Rp165 triliun.

(Baca Juga: Sri Mulyani: Target Pajak Tahun Ini Akan Meleset Rp219 Triliun)

Bila tax amnesty tidak tercapai di angka tersebut, dikhawatirkan shortfall pajak akan melebar melebihi angka tersebut. Maka seperti diketahui, mau tidak mau pemerintah harus merevisi target penerimaan tax amnesty.

"Target tax amnesty ini tidak kita revisi sampai hari ini. Kami menggunakan asumsi karena saya ingin membangun momentum tax amnesty ini terus berjalan dengan baik. Kalau dilihat dari animo, perhatian dan keinginan publik," kata Sri Mulyani di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (5/8/2016).

Dia menambahkan tax amnesty ini menyangkut hal yang lebih fundamental, karena tidak hanya penerimaan negara untuk tahun ini saja tapi lebih kepada membuka basis pajak seluas-luasnya sehingga tahun-tahun yang akan datang bisa meningkatkan kemampuan negara untuk memperbesar basis pajak yang luas.

"Namun kita memberikan catatan, target penerimaannya harus dicapai. Karena saya rasa, saya percaya pada DPR dan pemerintah yang sudah bahas tax amnesty ini," lanjutnya.

Jadi kata dia, penerimaan dari tax amnesty ini akan diupayakan terus, namun tentu tetap harus menjaga jika itu tidak tercapai bagaimana pengelolaan APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara) sampai akhir tahun.

"Tapi kami terus berharap tax amnesty akan tercapai bukan saja dari sisi jumlah setorannya, tapi yang paling penting basis pajak kita lebih diperluas karena itu fondasi yang jauh lebih berharga," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pajak Digital Belum...
Pajak Digital Belum Disepakati G20, Sri Mulyani Ungkap Gara-gara AS
Sri Mulyani Pastikan...
Sri Mulyani Pastikan Penerimaan Beasiswa Tidak Kena Pajak Penghasilan
Sri Mulyani Akan Telusuri...
Sri Mulyani Akan Telusuri Harta WNI di Luar Negeri Demi Dongkrak Penerimaan
Sri Mulyani Raup Rp616...
Sri Mulyani Raup Rp616 Miliar dari Pajak Digital
Kemenkeu Perluas 11...
Kemenkeu Perluas 11 Sektor Usaha Dapat Kemudahan Pajak
Menkeu Sebut Penerimaan...
Menkeu Sebut Penerimaan Pajak Baru 85% per 23 Desember
Berita Terkini
HUT ke-54, Petrokimia...
HUT ke-54, Petrokimia Gresik Fokus Transformasi dan Keberlanjutan
46 menit yang lalu
Pemerintah Bakal Bangun...
Pemerintah Bakal Bangun Pusat Finansial di Bali, PP Ditargetkan Rampung Agustus
58 menit yang lalu
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
3 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
5 jam yang lalu
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
6 jam yang lalu
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
6 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved