Kehadiran Tax Amnesty Cegah Kegaduhan Pajak

Selasa, 09 Agustus 2016 - 13:30 WIB
Kehadiran Tax Amnesty...
Kehadiran Tax Amnesty Cegah Kegaduhan Pajak
A A A
JAKARTA - Ketua Ikatan Akuntan Indonesia Kompartemen Akuntan Pajak (IAI KAPj) John L Hutagaol mengatakan, jika program pengampunan pajak atau tax amnesty tidak bergulir maka akan menimbulkan kegaduhan terutama di sektor perpajakan nasional. Menurutnya jumlah wajib pajak di Indonesia masih sangat rendah, sehingga butuh perantara untuk dapat meningkatkan partisipasi masyarakat.

"Kalau tax amnesty tidak lahir akan terjadi kegaduhan karena wajib pajak kita sangat rendah sekali. Perlu ada jembatan antara kondisi sekarang dan kondisi ke depan, jembatannya adalah tax amnesty," ujarnya di Jakarta, Selasa (9/8/2016).

(Baca Juga: Bocorkan Data Peserta Tax Amnesty, Jokowi Ancam Bakal Penjarakan)

Dengan adanya tax amnesty kata dia, juga dapat mencegah Indonesia terus berada dalam kondisi ekonomi yang melambat. Tax amnesty diharapkan bisa membuat roda perekonomian terus berjalan sesuai target.

"Kita harus melihat sesuatu yang lebih luas untuk menjaga momentum ekonomi yang berkelanjutan. Kita ingin keluar dari perlambatan pertumbuhan ekonomi," sambung dia.

(Baca Juga: Target Tax Amnesty Tak Akan Diubah Sri Mulyani Apapun Risikonya)

Selain itu, lanjut dia program amnesti pajak bisa berhasil ketika ada kepercayaan dari masyarakat. Jika tidak ada menurutnya maka mustahil kebijakan Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini bisa berjalan mulus.

"Tax amnesty bisa berhasil bila mana ada trust. Tanpa ada trust dari masyarakat ini impossible. India setelah berkali-kali melakukannya, baru berhasil. Filipina tidak pernah berhasil sampai sekarang. Afrika Selatan pernah berhasil waktu zaman Nelson Mandela," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dongkrak Penerimaan...
Dongkrak Penerimaan Pajak, Sri Mulyani Diminta 'Eksplorasi' Data Pengampunan Pajak 2016
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Bakal Digelar, Catat Besaran Tebusannya
Pengampunan Pajak Tinggal...
Pengampunan Pajak Tinggal 34 Hari, Pemerintah Kantongi Rp10 Triliun Lebih
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Dikritisi, Pengamat: Blunder ke Penerimaan Negara
Sri Mulyani: Kami Tidak...
Sri Mulyani: Kami Tidak Akan Berikan Lagi Program Pengampunan Pajak
Tinggal 28 Hari! Ikuti...
Tinggal 28 Hari! Ikuti Pengampunan Pajak atau Kena Denda 200 Persen
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
26 menit yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
55 menit yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
2 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
3 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
3 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
4 jam yang lalu
Infografis
Cegah Gencatan Senjata,...
Cegah Gencatan Senjata, Israel Palsukan Penemuan Terowongan Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved