Tax Amnesty Baru Dimanfaatkan 1.810 Wajib Pajak

Selasa, 09 Agustus 2016 - 22:42 WIB
Tax Amnesty Baru Dimanfaatkan...
Tax Amnesty Baru Dimanfaatkan 1.810 Wajib Pajak
A A A
JAKARTA - Sebanyak 1.810 orang wajib pajak (WP) sudah memanfaatkan program tax amnesty atau pengampunan pajak. Adapun dana yang terkumpul baru mencapai Rp11,8 triliun dari target Rp165 triliun.

Hal tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam sosialisasi Tax Amnesty di Hotel Patrajasa, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (9/8/2016) malam. Pada kesempatan itu, hadir Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, Menteri BUMN Rini Soemarno, dan Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad, serta sejumlah pejabat termasuk Gubernur Jateng, Pangdam dan Kapolda.

Presiden Jokowi mengakui jumlah orang yang memanfaatkan pengampunan pajak masih sangat kecil. Namun, dia memaklumi karena baru tahap awal. “Jumlahnya masih terlalu sedikit, namun cukup saya maklumi karena masih dalam tahap pemanasan,” ujarnya di hadapan lebih dari 2.500 wajib pajak di wilayah Jateng.

Dia menuturkan, tekanan ekonomi tidak hanya dirasakan di Indonesia, namun secara global. Banyak negara ekonominya anjlok, bahkan ada yang minus. Sebab itu, saat ini hampir semua negara berlomba-lomba menarik dana invertasi sebesar-besarnya.

“Saat ini banyak negara saling berebut uang dan berebut investasi. Dan, Indonesia pun sama,” ungkapnya.

Dia menerangkan program tax amnesty ini merupakan salah satu upaya dalam stabilisasi perekonomian nasional. Apalagi tekanan ekonomi global dan dunia saat ini sangat dirasakan oleh semua negara, termasuk Indonesia.

Menurut Jokowi, sebenarnya dana yang dibutuhkan sudah dimiliki. Namun, masih disimpan rapat-rapat oleh masyarakat bahkan disimpan di luar negeri.

“Kita itu sebenarnya punya dana, tapi masih disimpan. Ada yang disimpan di bawah bantal, di bawah kasur, sampai ke luar negeri. Saya tahu semua siapa-siapa yang menyimpan dananya saya sudah mengantongi datanya. Data nama, alamat dan nomor telepon mereka yang masih menyimpan dana, saya tahu semua. Tapi, data itu hanya akan digunakan untuk kebaikan bangsa dan negara," jelasnya.

Orang nomor satu di Indonesia tersebut meminta pengampunan pajak tidak dikait-kaitkan dengan hal lain selain pajak. Sebab itu, pemerintah menjamin masyarakat yang mengikuti amnesti pajak akan dilindungi kerahasiannya sesuai UU. Bahkan, dalam UU menjamin wajib pajak yang melakukan pengungkapan harga mereka tidak akan ditanya dari mana asal hartanya.

Wajib pajak tidak perlu khawartirkan mau dikemanakan dana mereka karena pemerintah sudah menyiapkan formulasinya. Bisa diinvestasikan secara langsung maupun melalui instrumen portofolio yang sudah disiapkan pemerintah.

“Sekarang kita baru fokus pada infrastruktur. Para pengusaha bisa ikut masuk membangun pelabuhan, bandara, jalan tol dan lainnya," terangnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dongkrak Penerimaan...
Dongkrak Penerimaan Pajak, Sri Mulyani Diminta 'Eksplorasi' Data Pengampunan Pajak 2016
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Bakal Digelar, Catat Besaran Tebusannya
Pengampunan Pajak Tinggal...
Pengampunan Pajak Tinggal 34 Hari, Pemerintah Kantongi Rp10 Triliun Lebih
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Dikritisi, Pengamat: Blunder ke Penerimaan Negara
Sri Mulyani: Kami Tidak...
Sri Mulyani: Kami Tidak Akan Berikan Lagi Program Pengampunan Pajak
Tinggal 28 Hari! Ikuti...
Tinggal 28 Hari! Ikuti Pengampunan Pajak atau Kena Denda 200 Persen
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
1 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
2 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
2 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
3 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
3 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved