Harga Rokok Murah, RI Dicap Tak Punya Komitmen Soal Kesehatan

Senin, 22 Agustus 2016 - 16:13 WIB
Harga Rokok Murah, RI...
Harga Rokok Murah, RI Dicap Tak Punya Komitmen Soal Kesehatan
A A A
JAKARTA - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengungkapkan, Badan Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) telah mencap Indonesia sebagai negara yang tidak memiliki komitmen terhadap kesehatan masyarakat. Pasalnya, saat ini tarif cukai rokok di Tanah Air terlalu rendah sehingga menyebabkan harga rokok di pasaran pun sangat murah.

Pengurus Harian YLKI Daryatmo mengatakan, banyak negara yang mengkritik kebijakan Indonesia terkait cukai rokok. Pasalnya, tarif cukai rokok di Indonesia sangatlah rendah. Sementara di beberapa negara sudah menaikkan tarif cukainya hingga 70%.

"Karena harga rokok di kita itu paling murah. Beberapa negara itu cukainya bahkan ada yang sampai 70%, di kita masih di bawah 60%," katanya saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Senin (22/8/2016).

Oleh sebab itu, dirinya sangat mendukung jika tarif cukai rokok dapat dinaikkan bahkan hingga harganya di pasaran dapat menjadi Rp50 ribu per bungkus. Sebab, pertumbuhan perokok di Tanah Air baik dari kalangan anak-anak, remaja, hingga wanita sangatlah tinggi.

"Kita kan LSM mengusulkan, pemerintah yang mengambil sikap. Indonesia itu pertumbuhan perokok remaja, anak anak, wanita cukup tinggi. Dan itu dikritik banyak negara. WHO menganggap Indonesia tidak punya komitmen dalam isu kesehatan masyarakat," imbuh dia.

Menurutnya, jika harga rokok di pasaran bisa mencapai Rp50 ribu per bungkus maka frekuensi pengonsumsi rokok pun akan berkurang. "Ya kita mendukung karena itu salah satu langkah untuk menurunkan frekuensi konsumsi rokok di Indonesia yang cukup tinggi. Iya, itu salah satu instrumen untuk mengurangi konsumsi ya dinaikkan cukainya," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kenaikan Cukai Rokok...
Kenaikan Cukai Rokok Berpotensi Matikan Industri Rokok Kecil
Cukai Naik, Kemenkeu...
Cukai Naik, Kemenkeu Prediksi Produksi Rokok Turun 3,3 Persen
Simplifikasi Cukai Rokok...
Simplifikasi Cukai Rokok Dinilai Memuat Kepentingan Asing
Elemen Industri Rokok...
Elemen Industri Rokok Minta Pemerintah Tak Naikkan Cukai di 2023
Rokok Murah Makin Marak,...
Rokok Murah Makin Marak, Ini Biang Keladinya
Simplifikasi Cukai Rokok...
Simplifikasi Cukai Rokok Jalan Panjang Menuju Perubahan
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
9 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
10 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
11 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
11 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
11 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
11 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Bocorkan...
Pemerintah Bocorkan Soal Potensi Harga BBM Naik per 1 Juli Nanti
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved