Dirut Garuda Ketemu Rini Bahas Rute Baru dan Pembelian Pesawat

Selasa, 04 Oktober 2016 - 13:23 WIB
Dirut Garuda Ketemu...
Dirut Garuda Ketemu Rini Bahas Rute Baru dan Pembelian Pesawat
A A A
JAKARTA - Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) Arif Wibowo hari ini bertemu Menteri BUMN Rini Soemarno di kantor Kementerian BUMN. Pertemuan ni membahas business plan Garuda Indonesia.

Arif mengatakan, dalam pertemuan tersebut membahas pembukaan rute baru Garuda yakni Jakarta-Labuhan Labo di Padangsidempuan Tenggara yang akan beroperasi pada 27 Oktober 2016.

"Nanti peresmian dan pembukaannya 27 Oktober, sekalian ada acara BUMN di sana. Jenis penerbangannya langsung, frekuensinya satu kali dan jam 10 pagi," katanya usai bertemu Rini di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (4/10/2016).

Namun, Arif menjelaskan, tidak selamanya akan dibuat satu jadwal penerbangan. Jika peminatnya bagus, penerbangan akan ditambah lagi frekwensinya.

"Kalau peminatnya banyak dan bisa connecting dari penerbangan internasional juga, kita tambah. Saat ini juga ‎kita punya penerbangan dari Denpasar-Labuhan Bajo," kata dia.

Pihaknya juga memaparkan soal rencana pengembangan Garuda ke depan. Di mana, Garuda mendapat arahan dari Rini agar benar-benar agresif ke depannya.

"Terutama dalam penguasaan pasar domestik dan internasional. Karena, pasar domestik ini perlu sinergi yang sangat ketat dan kuat, baik infrasturktur maskapai itu sendiri, juga sinergi Garuda dan Citilink," imbuhnya.

Garuda juga akan memperkuat dari sisi regional, domestik, dan internasional, terutama tujuan wisata di mana connecting time-nya harus ditingkatan dan lebih banyak pilihannya.

"Ini arahan Bu Menteri (Rini Soemarno) untuk kita‎. Misalnya, tujuan wisata seperti Sorong, Labuhan Bajo di mana connecting time-nya harus bagus dan lebih banyak opsinya. Saat ini, penerbangan dari Jakarta-Labuhan Bajo baru satu, walaupun sudah dua namun lewat Denpasar. Sehingga arahannya, kita harus lebih consize, komprehensif pengembangan di jaringan-jaringan domestik," kata dia.

Maka, lanjut Arif, pihaknya sudah memesan pesawat yakni boeing 737 MAX sekitar 50 tambahan. Bahkan, untuk Citilink juga sudah memesan untuk jenis airbuss A320 sebanyak 50 pesawat.

"Karena menurut Ibu Menteri kita perlu lebih agresif untuk penambahan narrow body supaya kita lebih kuat, benar-benar memperkuat jaringan domestik, dan terjangkau lebih banyak lagi. Pesawat narrow body 50 sendiri, mulai delivery tahun depan, dan Ibu anggap masih kurang jumlahnya. Sehingga, kita harus agresif lagi," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Mampu Bayar Hutang,...
Tak Mampu Bayar Hutang, PT Garuda Indonesia Bangkrut
Intip 5 Siasat Garuda...
Intip 5 Siasat Garuda Indonesia Saat Beban Utang Terus Membengkak
Menakar Skema Penyelamatan...
Menakar Skema Penyelamatan Garuda Indonesia di Tengah Lilitan Utang Jumbo
Sanggupkah Garuda Indonesia...
Sanggupkah Garuda Indonesia Selamat, Ini Kata Dirutnya!
Dirut Garuda Indonesia...
Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra: Garuda Siap Mengembalikan Kepercayaan Publik
Selamatkan Garuda Indonesia,...
Selamatkan Garuda Indonesia, Pengamat Penerbangan Minta Semua Pihak Satu Bahasa
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
1 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
1 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
11 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
12 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
12 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
12 jam yang lalu
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved