IHSG Berakhir Terkapar saat Bursa Asia Mayoritas Menguat

Rabu, 19 Oktober 2016 - 16:38 WIB
IHSG Berakhir Terkapar...
IHSG Berakhir Terkapar saat Bursa Asia Mayoritas Menguat
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini tidak mampu bertahan di zona hijau alias melemah hingga 20,76 poin atau 0,38% ke level 5.409,29. Penguatan IHSG sore ini di tengah mayoritas menguatnya bursa saham Asia.

Sementara pada perdagangan tadi pagi, IHSG dibuka menguat sebesar 11,81 poin atau 0,22% ke level 5.441,86 dan pada sesi siang balik melemah 12,53 poin atau 0,23% ke level 5.417,52. Sedangkan kemarin bursa saham Tanah Air ditutup menghijau ke level 5.430,05 dengan penguatan sebesar 0,36% atau setara dengan 19,74 poin.

Di sisi lain sektor saham dalam negeri hingga sesi perdagangan sore hari ini mayoritas melemah dipimpin sektor aneka industri yang melemah 1,20% dan sektor yang menguat tertinggi adalah sektor pertambangan yang naik 1,99%.

Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp6,46 triliun dengan 14,87 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp64,45 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp2 triliun dan aksi beli sebesar Rp1,94 triliun. Tercatat di akhir perdagangan hari ini 107 saham menguat, 201 saham melemah dan 95 saham stagnan.

Saham-saham yang menguat di antaranya PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI) naik Rp190 menjadi Rp4.690, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) naik Rp160 menjadi Rp1.295, dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp100 menjadi Rp66.275.

Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Pioneerindo Gourmet International Tbk (PTSP) turun Rp900 menjadi Rp8.100, PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp100 menjadi Rp8.375, dan PT BISI International Tbk (BISI) melemah Rp70 menjadi Rp1.940.

Dilansir CNBC, Rabu (19/10/2016), bursa saham Asia mayoritas menguat, menyusul data yang menunjukkan bahwa ekonomi China tumbuh sesuai harapan untuk kuartal Juli-September. Angka yang dirilis oleh Biro Statistik Nasional China menunjukkan kuartal ketiga produk domestik bruto (PDB) tumbuh sebesar 6,7% pada tahun ini dan 1,8% pada kuartal tiga.

"Pertumbuhan tidak lagi menjadi perhatian utama, karena hiruk-pikuk properti menduduki agenda pemerintah," kata Raymond Yeung, kepala ekonom dari Greater China ANZ, dalam sebuah catatannya.

Dia menambahkan, tidak tertutup kemungkinan China akan aachieve target 2016 pertumbuhan pemerintah sebesar 6,5% sampai 7%. "Pemerintah sekarang akan fokus pada pengurangan kapasitas dan deleveraging perusahaan," tambahnya.

Di antara data lain yang dirilis Rabu, investasi aset tetap China meningkat 8,2% pada periode Januari-September, penjualan ritel naik 10,7% pada September dan produksi industri meningkat 6,1% pada September. Pasar ekuitas Cina sedikit bereaksi. Di mana, komposit Shanghai tercatat mendatar dan komposit Shenzhen tergelincir 0,18%.

Di Jepang, Nikkei 225 berakhir naik 0,21% atau 35,30 poin ke level 16.998,91, sementara di Korea Selatan, Kospi naik tipis 0,02% atau 0,51 poin ke level 2.040,94. Di Hong Kong, indeks Hang Seng turun 0,22% pada perdagangan sore hari ini. Di Australia, Indeks ASX 200 naik 0,46% atau 24,65 poin ke level 5.435,40.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Siap Keluar dari Konsolidasi...
Siap Keluar dari Konsolidasi Wajar, IHSG Diprediksi Menguat
Pasar Modal Kembali...
Pasar Modal Kembali ke 5.000 dari Titik Terendah, Airlangga: Kita Punya Daya Tahan
Ada Libur Panjang, Gerak...
Ada Libur Panjang, Gerak IHSG Pekan Ini Bakal Terbatas
IHSG Diprediksi Bakal...
IHSG Diprediksi Bakal Menguat, Simak Nih 6 Saham Ini
IHSG Diprediksi Reli,...
IHSG Diprediksi Reli, Mainkan 6 Saham Berikut Ini
Masih Betah Konsolidasi...
Masih Betah Konsolidasi Wajar, Gerak IHSG Diprediksi Terbatas
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
7 jam yang lalu
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
7 jam yang lalu
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
8 jam yang lalu
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
9 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
9 jam yang lalu
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
9 jam yang lalu
Infografis
23 Pemain Timnas Indonesia...
23 Pemain Timnas Indonesia U-17 Proyeksi Piala Asia U17 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved