Wall Street Melemah Terimbas Lesunya Sektor Telekomunikasi

Jum'at, 21 Oktober 2016 - 07:58 WIB
Wall Street Melemah...
Wall Street Melemah Terimbas Lesunya Sektor Telekomunikasi
A A A
NEW YORK - Wall Street pada perdagangan kemarin ditutup melemah karena investor mencerna putaran terbaru dari pendapatan emiten. Di mana terjadi penurunan tajam pada sektor telekomunikasi dan diimbangi oleh kenaikan sektor kesehatan.

Seperti dikutip dari Reuters, Jumat (21/10/2016), Indeks Dow Jones industrial average turun 40,27 poin atau 0,22% ke level 18.162,35, Indeks S & P 500 melemah 2,95 poin atau 0,14% ke level 2.141,34 dan Nasdaq Composite turun 4,58 poin atau 0,09% ke level 5.241,83.

Sektor telekonunikasi turun 2%, penurunan persentase terbesar dalam lima pekan, dengan sahan Verizon kehilangan 2,5%. Perusahaan menambahkan lebih sedikit dari pelanggan nirkabel yang diharapkan pada kuartal ketiga dan pendapatan jatuh jauh dari harapan.

Sektor ini juga ditekan di akhir sesi setelah AT & T memperpanjang kerugian sebelumnya setelah laporan perusahaan telah membahas gagasan merger dengan Time Warner (TWX.N) selama pertemuan baru-baru ini. Saham AT & T saham (T.N) berakhir turun 1,9% sementara Time Warner naik 4,7%.

Tapi lonjakan saham American Express (AXP.N) sebesar 10,3% membantu mengimbangi penurunan setelah penerbit kartu kredit mencatat hasil kuartalan yang kuat dan mendorong perkiraan 2016. Keuntungan memberi saham hari terbaik dalam lebih dari tujuh tahun.

"Faktanya ada banyak perasaan positif, setidaknya dalam jangka pendek, karena musim laba akan sangat baik, keuangan khususnya," kata JJ Kinahan, kepala strategi pasar di TD Ameritrade di Chicago.

Meskipun keuntungan besar dalam saham AmEx dan sektor keuangan ditutup turun sedikit 0,02% sebagai sektor properti dan asuransi kecelakaan sahm TRV.N turun 6,1% setelah melaporkan penurunan tajam pada laba.

Indeks S & P 500 telah berjuang di sesi terakhir untuk mendaki di atas level resistance teknis di rata-rata 100 hari, yang saat ini berdiri di level 2.142,60. Sekror Kesehatan naik 0,5% adalah sektor tunggal utama di wilayah positif, dipimpin naiknya saham Danaher (DHR.N) 3,9% setelah hasil kuartalan.

Saham Microsoft Corp (MSFT.O) melonjak 5,9% setelah raksasa software mengumumkan hasil kuartalan, sementara saham Advanced Micro Devices (AMD.O) turun 4,6%.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
18 menit yang lalu
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
10 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
10 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
11 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
12 jam yang lalu
Infografis
Sektor Keuangan Akan...
Sektor Keuangan Akan jadi Sasaran Ancaman Siber di 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved