IHSG Pagi Menguat ke Level 5.413, Bursa Asia Mixed
Kamis, 27 Oktober 2016 - 09:45 WIB
IHSG Pagi Menguat ke Level 5.413, Bursa Asia Mixed
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka menguat dengan kenaikan sebesar 0,26% atau setara dengan 13,94 poin ke level 5.413,62. Penguatan IHSG hari ini di tengah bursa saham Asia yang dibuka mixed.
Pada perdagangan kemarin, pasar saham Tanah Air bertambah 0,03% atau 1,86 poin ke level 5.399,68. Hasil positif IHSG terjadi ketika bursa Jepang melonjak sendirian di tengah pelemahan mayoritas bursa utama Asia.
Sektor saham dalam negeri pagi ini terlihat mayoritas berada dalam tren positif dipimpin kenaikan sektor pertambangan sebesar 2,13% diikuti keuangan dan infrastruktur yang sama-sama meningkat 0.48%. Sementara pelemahan terdalam terjadi pada aneka industri yang menyusut 0,52%.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp654 miliar dengan 3,75 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp29,8 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp136,9 miliar dan aksi beli sebesar Rp107,0 miliar. Sebanyak 93 saham menguat, 73 melemah, dan 94 stagnan.
Saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) bertambah Rp225 menjadi Rp65.475, PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) naik Rp110 menjadi Rp3.440 dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) melonjak Rp75 jadi Rp8.600.
Sementara saham yang melemah di antaranya PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF) berkurang Rp125 menjadi Rp17.550, PT Astra Graphia Tbk. (ASGR) menyusut Rp60 menjadi Rp1.950 serta PT Panin Sekuritas Tbk. (PANS) turun Rp60 menjadi Rp3.610.
Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Kamis (27/10/2016) rata-rata pasar saham Asia dibuka lebih rendah, terimbas hasil mengecewakan pendapatan perusahaan raksasa teknologi Apple yang juga menyeret Wall Street. Sedangkan dolar Amerika Serikat (USD) masih mencoba bertahan pada posisi tertinggi hampir dalam sembilan bulan.
Indeks MSCI untuk saham Asia-Pasifik di luar Jepang tercatat mengalami penurunan pada awal perdagangan ketika Indeks Nikkei Jepang juga memerah dengan pelemahan sebesar 0,32% atau setara 55,16 ke level 17.336,68. Hasil negatif juga diperlihatkan daratan China saat indeks Shanghai kehilangan 7,33 poin ke level 3.108,99.
Pelemahan terlihat pada indeks Hang Seng yang menyusut 212,59 atau 0,91% menjadi 23.112,84, saat di sebarang selat Korea Selatan, indeks Kospi justru menghijau lewat tambahan 5,00 poin atau 0,25% ke level 2.018,89. Hasil negatif juga terjadi pada indeks Straits Times yang turun 4,70 poin ke level 2.823,87.
Pada perdagangan kemarin, pasar saham Tanah Air bertambah 0,03% atau 1,86 poin ke level 5.399,68. Hasil positif IHSG terjadi ketika bursa Jepang melonjak sendirian di tengah pelemahan mayoritas bursa utama Asia.
Sektor saham dalam negeri pagi ini terlihat mayoritas berada dalam tren positif dipimpin kenaikan sektor pertambangan sebesar 2,13% diikuti keuangan dan infrastruktur yang sama-sama meningkat 0.48%. Sementara pelemahan terdalam terjadi pada aneka industri yang menyusut 0,52%.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp654 miliar dengan 3,75 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp29,8 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp136,9 miliar dan aksi beli sebesar Rp107,0 miliar. Sebanyak 93 saham menguat, 73 melemah, dan 94 stagnan.
Saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) bertambah Rp225 menjadi Rp65.475, PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) naik Rp110 menjadi Rp3.440 dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) melonjak Rp75 jadi Rp8.600.
Sementara saham yang melemah di antaranya PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF) berkurang Rp125 menjadi Rp17.550, PT Astra Graphia Tbk. (ASGR) menyusut Rp60 menjadi Rp1.950 serta PT Panin Sekuritas Tbk. (PANS) turun Rp60 menjadi Rp3.610.
Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Kamis (27/10/2016) rata-rata pasar saham Asia dibuka lebih rendah, terimbas hasil mengecewakan pendapatan perusahaan raksasa teknologi Apple yang juga menyeret Wall Street. Sedangkan dolar Amerika Serikat (USD) masih mencoba bertahan pada posisi tertinggi hampir dalam sembilan bulan.
Indeks MSCI untuk saham Asia-Pasifik di luar Jepang tercatat mengalami penurunan pada awal perdagangan ketika Indeks Nikkei Jepang juga memerah dengan pelemahan sebesar 0,32% atau setara 55,16 ke level 17.336,68. Hasil negatif juga diperlihatkan daratan China saat indeks Shanghai kehilangan 7,33 poin ke level 3.108,99.
Pelemahan terlihat pada indeks Hang Seng yang menyusut 212,59 atau 0,91% menjadi 23.112,84, saat di sebarang selat Korea Selatan, indeks Kospi justru menghijau lewat tambahan 5,00 poin atau 0,25% ke level 2.018,89. Hasil negatif juga terjadi pada indeks Straits Times yang turun 4,70 poin ke level 2.823,87.
(akr)
Lihat Juga :