IHSG Pagi Menghijau Saat Bursa Utama Asia Mixed
Jum'at, 28 Oktober 2016 - 09:48 WIB
IHSG Pagi Menghijau Saat Bursa Utama Asia Mixed
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka menghijau di tengah pergerakan variatif bursa utama Asia. Bursa saham Tanah Air pagi ini menguat ke level 5.421,77 dengan kenaikan sebesar 0,09% atau setara dengan 4,93 poin.
Sementara pada akhir perdagangan kemarin, IHSG ditutup bertambah 0,32% atau 17,16 poin ke level 5.416,84. Pelemahan IHSG kemarin di tengah pergerakan variatif bursa saham Asia. Sektor saham Tanah pada hari ini tercatat berada dalam tren positif dipimpin kenaikan tertinggi sektor industri dasar 0,95% dan yang terlemah sektor properti turun 0,37%,
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp633 miliar dengan 2,16 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp6,49 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp191,5 miliar dan aksi beli asing sebesar Rp185,0 miliar. Sebanyak 120 saham menguat, 69 melemah, dan 83 stagnan.
Saham-saham yang menguat di antaranya PT Asahimas Flat Glass Tbk. (AMFG) naik Rp100 menjadi Rp6.750, PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) bertambah Rp50 menjadi Rp5.400 dan PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) meningkat Rp40 menjadi Rp3.240.
Selanjutnya ada juga beberapa saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp350 menjadi Rp66.050, PT XL Axiata Tbk. (EXCL) menyusut Rp90 menjadi Rp2.250 serta PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF) berkurang Rp75 menjadi Rp17.775.
Di sisi lain seperti dilansir CNBC, Jumat (28/10/2016) pasar saham Asia terlihat mixed setelah harga minyak dunia terperosok terimbas keraguan terhadap OPEC. Pada pasar saham Jepang, indeks Nikkei bertambah 0,53%, meski data perekonomian menunjukkan pelemahan namun pelemahan yen memungkinkan pasar untuk mencetak keuntungan.
Indeks Autralia juga bergerak variatif sedangkan saham Korea Selatan, Kospi berkurang 0,13% atau setara dengan 2,67 poin ke level 2.021,45. Sedangkan pada daratan China juga memperlihat tren positif saat indeks Shanghai menghijau pagi ini lewat tambahan 8,86 poin atau 0,28% menuju level 3.121,21.
Sementara pada akhir perdagangan kemarin, IHSG ditutup bertambah 0,32% atau 17,16 poin ke level 5.416,84. Pelemahan IHSG kemarin di tengah pergerakan variatif bursa saham Asia. Sektor saham Tanah pada hari ini tercatat berada dalam tren positif dipimpin kenaikan tertinggi sektor industri dasar 0,95% dan yang terlemah sektor properti turun 0,37%,
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp633 miliar dengan 2,16 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp6,49 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp191,5 miliar dan aksi beli asing sebesar Rp185,0 miliar. Sebanyak 120 saham menguat, 69 melemah, dan 83 stagnan.
Saham-saham yang menguat di antaranya PT Asahimas Flat Glass Tbk. (AMFG) naik Rp100 menjadi Rp6.750, PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) bertambah Rp50 menjadi Rp5.400 dan PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) meningkat Rp40 menjadi Rp3.240.
Selanjutnya ada juga beberapa saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp350 menjadi Rp66.050, PT XL Axiata Tbk. (EXCL) menyusut Rp90 menjadi Rp2.250 serta PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF) berkurang Rp75 menjadi Rp17.775.
Di sisi lain seperti dilansir CNBC, Jumat (28/10/2016) pasar saham Asia terlihat mixed setelah harga minyak dunia terperosok terimbas keraguan terhadap OPEC. Pada pasar saham Jepang, indeks Nikkei bertambah 0,53%, meski data perekonomian menunjukkan pelemahan namun pelemahan yen memungkinkan pasar untuk mencetak keuntungan.
Indeks Autralia juga bergerak variatif sedangkan saham Korea Selatan, Kospi berkurang 0,13% atau setara dengan 2,67 poin ke level 2.021,45. Sedangkan pada daratan China juga memperlihat tren positif saat indeks Shanghai menghijau pagi ini lewat tambahan 8,86 poin atau 0,28% menuju level 3.121,21.
(akr)
Lihat Juga :