Sri Mulyani: Istana Presiden Sempat Tak Masuk Aset Negara

Rabu, 02 November 2016 - 14:15 WIB
Sri Mulyani: Istana...
Sri Mulyani: Istana Presiden Sempat Tak Masuk Aset Negara
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, sebelum adanya Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan, banyak aset negara belum disertifikasi, termasuk Istana Kepresidenan.

(Baca: Curhat Sri Mulyani saat Menjabat Menkeu 10 Tahun Lalu)

Menurutnya, Istana Kepresidenan baru disertifikasi sebagai aset negara setelah terbentuknya DJKN. Selain itu, jalan panjang yang dibangun pekerja rodi di zaman Belanda atas kepemimpinan Daendels, juga sudah tercatat dalam aset negara tersertifikasi meski pada saat itu sempat diakui milik Belanda, sewaktu zaman penjajahan.

"Banyak, istana negara enggak masuk ke buku. Asetnya kalau kita lihat title-nya belum ada. Padahal, simbol dari pimpinan negara Republik Indonesia. Jalan panjang Anyer-Panarukan yang dibangun di zaman Daendels juga merupakan bentuk pengorbanan seluruh rakyat Indonesia, itu sudah ada dalam buku dan sudah dievaluasi," kata dia di Jakarta, Rabu (2/11/2016).

Sri Mulyani merasa senang lantaran pemerintah sudah mengusahakan banyak sekali properti atau kekayaan negara yang dulu belum masuk neraca dan belum memiliki sertifikat. Hingga saat ini, pendataan tersebut masih dilakukan secara simultan.

"Perjalanan masih panjang. Namun, tentu saja dengan kerja sama yang baik akan makin lebih baik untuk melakukan sertifikasi," imbuhnya.

Dia mengatakan, langkah pemerintah dan masyarakat terutama DJKN Kemenkeu melakukan pendataan dengan tertib dan taat hukum, sama saja dengan mengabdi terhadap bangsa dan orang-orang yang telah berkorban untuk kemajuan Indonesia.

"Kalau kita lakukan tertib administrasi dan hukum secara tidak langsung itu adalah wujud kita menghargai dan menghormati pengorbanan dari pendiri bangsa, karena itu rakyak Indonesia yang membangun," pungkas Menkeu.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ayo Kementerian dan...
Ayo Kementerian dan Lembaga Manfaatkan Keringanan Utang dari Sri Mulyani
Ini Jurus Sri Mulyani...
Ini Jurus Sri Mulyani Perangi Praktik Mafia Aset Negara
Sri Mulyani Soroti Banyak...
Sri Mulyani Soroti Banyak Aset Negara Tak Dikelola dan Jadi Rumah Hantu
Sri Mulyani Tetapkan...
Sri Mulyani Tetapkan Bea Lelang 0% untuk Produk UMKM dan Benda Sitaan, Termasuk Aset BLBI?
Kemenkeu Tegaskan Pemenang...
Kemenkeu Tegaskan Pemenang Lelang Negara Dilindungi UU
Sri Mulyani Incar Penerimaan...
Sri Mulyani Incar Penerimaan Rp4,13 T dari Berbagai Aset Milik Negara
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
1 jam yang lalu
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
2 jam yang lalu
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
2 jam yang lalu
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
3 jam yang lalu
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
4 jam yang lalu
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
12 jam yang lalu
Infografis
5 Presiden dan Ibu Negara...
5 Presiden dan Ibu Negara Miliki Perbedaan Usia Sangat Jauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved