Garuda Butuh 115 Pesawat Lagi Kuasai 40% Pasar Internasional

Senin, 07 November 2016 - 17:53 WIB
Garuda Butuh 115 Pesawat...
Garuda Butuh 115 Pesawat Lagi Kuasai 40% Pasar Internasional
A A A
JAKARTA - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) berambisi dapat menguasai 40% pangsa pasar (market share) internasional pada 2020. Untuk mewujudkannya, BUMN dirgantara ini membutuhkan 115 unit pesawat baru.

Direktur Utama Garuda Arif Wibowo mengatakan, saat ini persaingan di industri dirgantara sangat ketat dan tidak henti-hentinya. Saat ini, armada yang dimiliki perseroan baru 197 unit.

"Garuda sudah transformasi panjang sudah 67 tahun. Kalau kita lihat dari balance sheet-nya cukup kuat persaingan, enggak berhenti dari sisi pertumbuhan armada dan trafik angka Garuda naik terus 10 tahun lalu. Pesawat sampai akhir tahun, 197 pesawat," katanya dalam acara Seminar Indonesia Naik Kelas yang digelar KORAN SINDO dan SINDOnews di Grand Ballroom Hotel Kempinski, Jakarta, Senin (7/11/2016).

Mantan Bos Citilink ini menyatakan, saat ini pangsa pasar Garuda masih didominasi oleh pasar domestik. Dimana, Garuda menguasai 41% pasar domestik dan 27% pasar internasional. Namun, perseroan ingin menguasai lebih besar lagi menjadi 50% domestik dan 40% internasional.

"Saya hitung dalam lima tahun mendatang 2020 untuk mencapai 40%, kita harus siapkan 312 white body dan narrow," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Mampu Bayar Hutang,...
Tak Mampu Bayar Hutang, PT Garuda Indonesia Bangkrut
Intip 5 Siasat Garuda...
Intip 5 Siasat Garuda Indonesia Saat Beban Utang Terus Membengkak
Menakar Skema Penyelamatan...
Menakar Skema Penyelamatan Garuda Indonesia di Tengah Lilitan Utang Jumbo
Sanggupkah Garuda Indonesia...
Sanggupkah Garuda Indonesia Selamat, Ini Kata Dirutnya!
Dirut Garuda Indonesia...
Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra: Garuda Siap Mengembalikan Kepercayaan Publik
Selamatkan Garuda Indonesia,...
Selamatkan Garuda Indonesia, Pengamat Penerbangan Minta Semua Pihak Satu Bahasa
Berita Terkini
Transmisi Hijau Tulang...
Transmisi Hijau Tulang Punggung Penentu Masa Depan Energi Bersih
13 menit yang lalu
Rupiah Kritis, Hari...
Rupiah Kritis, Hari Ini Berakhir Ambruk ke Rp17.995 per Dolar AS
24 menit yang lalu
Kunker ke Jatim, Komut...
Kunker ke Jatim, Komut Pertamina Tekankan Pentingnya Keselamatan Kerja
39 menit yang lalu
Syngenta Indonesia Kenalkan...
Syngenta Indonesia Kenalkan Inovasi Pertanian di PENAS KTNA XVII
56 menit yang lalu
Selat Hormuz Sempat...
Selat Hormuz Sempat Lumpuh, Raja-raja Minyak Arab Garap Proyek Pipa Raksasa
59 menit yang lalu
Dirut BPJS Kesehatan...
Dirut BPJS Kesehatan Ungkap JKN Dongkrak PDB Rp129 Triliun dan Serap 3,5 Juta Pekerja
1 jam yang lalu
Infografis
2 Pekan Lagi, Minyak...
2 Pekan Lagi, Minyak Goreng Minyakita Banjiri Pasar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved