Dibentuk 2012, Ini Target dan Capaian SBN

Selasa, 15 November 2016 - 14:10 WIB
Dibentuk 2012, Ini Target...
Dibentuk 2012, Ini Target dan Capaian SBN
A A A
JAKARTA - Sustainable Banking Network (SBN) sejak 2012 rutin mengadakan pertemuan tahunan yang memberikan kesempatan bagi negara-negara anggota untuk memperkenalkan inisatif-inisiatif nasionalnya.
Selain itu, juga mendiskusikan isu-isu terkini sekaligus mengembangkan pendekatan-pendekatan baru terhadap keuangan berkelanjutan.

(Baca: OJK Ingin Perbankan Terapkan Prinsip Keuangan Berkelanjutan)

Saat ini, 12 negara anggota telah mengeluarkan kebijakan nasional, prinsip, atau roadmap yang terfokus pada perbankan berkelanjutan. Negara-negara tersebut yaitu Bangladesh, Brazil, China, Indonesia, Kenya, Kolombia, Mexico, Mongolia, Nigeria, Peru, Turki, dan Vietnam.

Analis Eksekutif Senior pada Grup Dukungan Strategis Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Edi Setijawan mengatakan, SBN fokus untuk terus meningkatkan pengetahuan maupun sharing knowledge dan best practices.

Misalnya, pendanaan bisnis hijau dan inklusif dan pengelolaan carbon footprints bagi setiap anggotanya mengenai keuangan berkelanjutan. "SBN juga memiliki target berkontribusi dalam dialog internasional mengenai masa depan industri keuangan," ujarnya di Jakarta, Selasa (15/11/2016).

(Baca: Sukses Terapkan Keuangan Berkelanjutan, Indonesia Akan Tiru China)

Edi menjelaskan, SBN terus memperluas cakupan pelaku usaha dalam industri keuangan selain perbankan. Mereka didorong menerapkan prinsip lingkungan dan sosial dalam menjalankan bisnisnya.

"Selain itu, SBN terus memperluas jaringan untuk mencakup industri keuangan lainnya, seperti pasar modal, dana pensiun, dan institusi keuangan nonbank. Tujuannya untuk menerapkan prinsip-prinsip lingkungan dan sosial dalam praktik bisnisnya," pungkas dia.

Sekadar informasi, ide pembentukan SBN muncul saat Beijing Green Credit Forum. Acara itu diselenggarakan pada 2012 yang dilaksanakan atas kerja sama antara International Finance Corporation (IFC) dan China Banking Regulatory Commission (CBRC).
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Merger dan Akuisisi...
Merger dan Akuisisi Bank Digital Demi Memperkuat Permodalan
OJK Optimistis Skema...
OJK Optimistis Skema Bantalan Likuiditas Efektif Jaga Perbankan
Tumbuh Positif, Aset...
Tumbuh Positif, Aset Perbankan Sulsel Tembus Rp166,51 Triliun
OJK Pastikan Likuiditas...
OJK Pastikan Likuiditas Perbankan Masih Aman
OJK Kumpulkan 15 Bank...
OJK Kumpulkan 15 Bank Minta Revisi RBB Lebih Optimistis
Pastikan Perbankan Stabil...
Pastikan Perbankan Stabil dan Terjaga, OJK: Masyarakat Tak Perlu Khawatir
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
5 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
6 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
7 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
7 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
7 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
7 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved