Jabat Wakil Komut, Arcandra Beri Nilai Tambah ke Pertamina

Selasa, 29 November 2016 - 15:41 WIB
Jabat Wakil Komut, Arcandra...
Jabat Wakil Komut, Arcandra Beri Nilai Tambah ke Pertamina
A A A
JAKARTA - Penunjukan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar sebagai wakil komisaris utama (wakomut) PT Pertamina (Persero) menggantikan Edwin Hidayat Abdullah mendapatkan apresiasi dari kalangan DPR. Wakil Ketua Komisi VII DPR Satya Widya Yudha mengatakan, selama tidak ada Undang-undang (UU) yang dilanggar dan bisa memberikan nilai tambah bagi Pertamina, keberadaan Arcandra tidak ada masalah.

"Keberadaan Arcandra bisa lebih mewarnai Pertamina. Tidak ada masalah. Dia layak menjadi wakomut Pertamina. Lagi pula Kementerian ESDM merupakan kementerian teknis yang mengawasi kinerja Pertamina,” kata dia di Jakarta, Rabu (29/11/2016).

(Baca Juga: Rini Dinilai Tepat Tunjuk Arcandra Jadi Wakil Komut Pertamina)

Di satu sisi, sebelumnya Satya Yudha termasuk anggota parlemen yang kukuh menolak rencana akuisisi anak usaha Pertamina yakni PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) oleh PT PLN (Persero). Dia menilai rencana akuisisi PGE oleh PLN adalah kebijakan yang kurang tepat. “Bisnis inti dari PLN itu adalah mengaliri listrik untuk rakyat, bagaimana membuat listrik terus menyala. Itu harusnya menjadi utama. Jangan ambisius untuk mengakuisisi bisnis di bidang upstream,” paparnya.

Sementara Deputi bidang Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata Kementerian BUMN Edwin Hidayat diyakini justru mendorong penjualan PGE kepada PLN. Bahkan dalam paparan pada seminar “Prospek Akuisisi PGE oleh PLN” beberapa waktu lalu, dia bersikukuh mendukung rencana akuisisi tersebut. Dia menilai langkah PLN tersebut, bukanlah akuisisi melainkan hanya sinergi kegiatan usaha.

Penggabungan yang akan dilakukan menggunakan sistem inbreng atau pengalihan aset, menurutnya akan membuat daya saing perusahaan dapat meningkat. "Tepatnya ini adalah sinergi Pertamina dan PLN di PGE. Karena, sebagian inbreng, kalau akuisisi itu bayar. Kesannya ini 100% diambil PLN, bukan itu," tegas Edwin.

Namun, Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Abadi Purnomo menyangsikan bahkan menolak rencana pengambilalihan PGE oleh PLN. Dia menjelaskan pemerintah punya kewajiban untuk membeberkan secara rinci tujuan rencana tersebut dan dampak positifnya. Pasalnya selama ini yang terlihat dari rencana akuisisi ini adalah menimbulkan dampak negatif.

Dihubungi terpisah, Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Sofyano Zakaria berkomentar, duduknya Archandra sebagai wakil Komut Pertamina bisa diartikan mewakili kepentingan Kementerian ESDM. “Justru kalau wakomutnya dari luar patut dipertanyakan. Idealnya, jajaran komisaris di Pertamina memang ada wakil dari Kementerian BUMN, Kementerian ESDM, dan Kementerian Keuangan,” ujar dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Restrukturisasi Pertamina...
Restrukturisasi Pertamina Ditegaskan Sesuai Buku Putih dan Roadmap BUMN
Disebut-sebut Bakal...
Disebut-sebut Bakal Jadi Dirut Pertamina, Ahok: Hoax
Nicke Kembali Pimpin...
Nicke Kembali Pimpin Pertamina, Direksi Dipangkas Separuh
Direksi dan Komisaris...
Direksi dan Komisaris Pertamina Rela Tak Terima THR Demi Penanganan Covid-19
Ada Lowongan Kerja untuk...
Ada Lowongan Kerja untuk S1 dan S2 di Pertamina, Cek Syaratnya
Budaya Baru, Ahok: Karyawan...
Budaya Baru, Ahok: Karyawan Biasa Bisa Jadi Bos Pertamina
Berita Terkini
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
21 menit yang lalu
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
9 jam yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
10 jam yang lalu
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
10 jam yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
10 jam yang lalu
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
11 jam yang lalu
Infografis
Daftar Nilai Rerata...
Daftar Nilai Rerata TKA 2025 Tiap Provinsi, Yogyakarta Tertinggi untuk Skor Matematika
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved