Tax Amnesty Tak Bisa Katrol Penerimaan Pajak

Senin, 05 Desember 2016 - 21:41 WIB
Tax Amnesty Tak Bisa...
Tax Amnesty Tak Bisa Katrol Penerimaan Pajak
A A A
JAKARTA - Pengamat ekonomi Faisal Basri mengatakan, keberadaan tax amnesty tidak dapat dipastikan bisa mengatrol penerimaan pajak hingga akhir tahun. Pasalnya, antara kenyataan dan apa yang disampaikan pemerintah soal target tax amnesty banyak yang meleset.

Menurut Faisal, perannya pemerintah sendiri dalam ekonomi masih kurang dari 10%, yakni hanya 9,75%. Mereka ingin belanja habis-habisan di sektor infrastruktur dan memakian uang dari penerimaan sektor pajak.

"Pemerintah belum berkontribusi banyak. Mereka mau bangun infrastruktur terus, tapi kan harus pakai uang. Terus uangnya dari mana? Pajak. Pajaknya saja hanya 12% dari PDB. Makanya ada tax amnesty. Tapi tidak bisa kita andalkan dan itu pun tidak bisa menutup target pajak Indonesia sampai akhir tahun," ujarnya di Balai Sudirman, Jakarta, Senin (5/12/2016).

Faisal menambahkan bahwa penerimaan dari tax amnesty hanya mitos belaka. Lantaran sampai saat ini, dana-dana yang diungkapkan oleh pemerintah banyak yang tidak masuk akal. (Baca: Ada Tax Amnesty, Luhut Prediksi Penerimaan Pajak Naik Rp700 T)

"Itu berdasarkan mitos saja. Katanya ada dana di luar negeri sampai beribu-beribu triliun. Pak Jokowi mau Rp4.000 triliun masuk. Boro-boro empat ribu triliun masuk, 500 triliun yang repatriasi saja enggak ada. Dan dua bulan terakhir ini, angka repatriasi flat di Rp132 triliun".

Dia melanjutkan, dengan kondisi demikian maka tax amnesty tidak bisa menolong penerimaan pajak sampai akhir, yang diperkirakan tidak sampai 60%. Padahal nilai proporsional target pajak adalah 75%.

"Tapi kadang euforia ini benar-benar berlebihan. Akhirnya utang lagi buat infrastruktur. Begitu saja terus dan sampai akhir tahun akan naik terus utangnya seperti roket," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dongkrak Penerimaan...
Dongkrak Penerimaan Pajak, Sri Mulyani Diminta 'Eksplorasi' Data Pengampunan Pajak 2016
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Bakal Digelar, Catat Besaran Tebusannya
Pengampunan Pajak Tinggal...
Pengampunan Pajak Tinggal 34 Hari, Pemerintah Kantongi Rp10 Triliun Lebih
Tinggal 28 Hari! Ikuti...
Tinggal 28 Hari! Ikuti Pengampunan Pajak atau Kena Denda 200 Persen
Sri Mulyani: Kami Tidak...
Sri Mulyani: Kami Tidak Akan Berikan Lagi Program Pengampunan Pajak
Ekonom Beberkan Sektor-sektor...
Ekonom Beberkan Sektor-sektor yang Diuntungkan dengan Pengampunan Pajak Jilid II
Berita Terkini
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
34 menit yang lalu
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
45 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Integrasikan Penanganan Stunting dan Pemberdayaan UMKM
1 jam yang lalu
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
1 jam yang lalu
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
1 jam yang lalu
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
1 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved