BNI Layani Setoran Penerimaan Negara Rp250 Triliun

Rabu, 07 Desember 2016 - 00:12 WIB
BNI Layani Setoran Penerimaan...
BNI Layani Setoran Penerimaan Negara Rp250 Triliun
A A A
JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia Tbk menjadi salah satu Bank Persepsi teraktif yang ditunjuk Kementerian Keuangan Republik Indonesia dalam melayani setoran Penerimaan Negara melalui Modul Penerimaan Negara Generasi 2 (MPN G2), berupa Penerimaan Pajak, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), maupun Penerimaan Cukai.

Jumlah transaksi yang dilayani BNI mencapai sekitar 14 juta slip yang menghimpun penerimaan negara lebih dari Rp250 triliun. Atas keaktifan BNI dalam melayani transaksi setoran penerimaan negara dan kepercayaan para Wajib Pajak/Wajib Setor dalam memenuhi kewajiban penerimaan negara melalui BNI khususnya terkait setoran PNBP, Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan menganugerahkan penghargaan PNBP Award 2016 kepada BNI. Penghargaan tersebut disampaikan kepada BNI di Jakarta, Selasa (6/12/2016).

Direktur Tresuri dan Internasional BNI Panji Irawan mengatakan, sebagai Bank Persepsi, BNI turut serta berperan aktif dalam melayani setoran PNBP dari Kementerian/Lembaga. Perolehan PNBP Award 2016 ini memicu BNI untuk memberikan layanan terbaik kepada seluruh pemangku kepentingan, khususnya dalam hal layanan setoran PNBP.

"Dengan diterimanya penghargaan ini, kami terpacu untuk berperan lebih jauh lagi dalam melayani setoran Penerimaan Negara milik Kementerian/Lembaga," ujar Panji yang hadir untuk menerima penghargaan tersebut.

Saat ini, BNI berperan aktif dalam melayani Kementerian/Lembaga dalam melakukan setoran Penerimaan Negara, baik dalam mata uang IDR maupun valas melalui lebih dari 1.800 Kantor Cabang BNI dalam dan luar negeri (Singapura, Hong Kong, Tokyo, Seoul, London dan New York), ±17.000 ATM, 700 lebih Mini ATM yang tersebar di Kementerian/Lembaga dan internet banking.

Hingga 30 November 2016, BNI telah menyalurkan lebih dari 14 juta slip setoran Penerimaan Negara dengan total nominal hingga lebih dari Rp250 triliun.

Guna mendukung program non-tunai Pemerintah, BNI aktif mendorong nasabah menggunakan internet banking corporate dalam melakukan setoran Penerimaan Negara. Hal ini juga turut mendukung gerakan go green karena Bukti Penerimaan Negara akan disampaikan kepada penyetor melalui email, tidak lagi menggunakan kertas.

Berbagai kemudahan yang ditawarkan dalam layanan internet banking corporate tidak hanya diberikan kepada Kementerian/Lembaga namun dapat digunakan oleh pihak swasta yang ingin merasakan kemudahan dalam melakukan setoran Penerimaan Negara melalui BNI. Selain fitur dan kemudahan- kemudahan yang ditawarkan oleh internet banking corporate BNI, BNI juga menjamin keamanan nasabah dengan menerapkan standar yang tinggi terhadap keamanan data transaksi keuangan.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BNI Jadi Bank Operasional...
BNI Jadi Bank Operasional Terbaik Pengelola Kas Negara Kategori BUMN
Sri Mulyani: Hubungan...
Sri Mulyani: Hubungan Kemenkeu dan BI Esensi Penting Jaga Ekonomi RI
SKB Diteken, BI dan...
SKB Diteken, BI dan Kemenkeu Sepakat Berbagi Beban Utang
Bank Indonesia Gandeng...
Bank Indonesia Gandeng Kemenkeu Kembangkan CBS
Buka Pintu Titip Uang...
Buka Pintu Titip Uang Negara ke Bank Swasta dan Daerah, Sri Mulyani Godok Aturan
Terungkap, Potensi Wakaf...
Terungkap, Potensi Wakaf di Tanah Air Capai Rp217 Triliun
Berita Terkini
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
31 menit yang lalu
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
48 menit yang lalu
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
1 jam yang lalu
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
1 jam yang lalu
Penetapan Pemasok Batu...
Penetapan Pemasok Batu Bara PLTU Jadi Kewenangan Penuh Ditjen Minerba
2 jam yang lalu
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved