Pertemuan The Fed Pekan Depan Bisa Pengaruhi Pasar Saham AS

Minggu, 11 Desember 2016 - 20:37 WIB
Pertemuan The Fed Pekan...
Pertemuan The Fed Pekan Depan Bisa Pengaruhi Pasar Saham AS
A A A
NEW YORK - Pertemuan Federal Reserve (The Fed) pekan depan yang memberikan sinyal laju kenaikan suku bunga untuk tahun depan bisa menimbulkan risiko terbesar terhadap pasar saham AS yang terlihat reli sejak pemilihan presiden pada bulan lalu.

Seperti dikutip dari Reuters, Minggu (11/12/2016), investor telah lama mengantisipasi Fed yang diprediksi bakan menaikkan suku dalam pertemuan yang akan digelar pada 13-14 Desember.

Hal tersebut dinilai akan menjadi langkah pertama dalam setahun dan kedua dalam hampir satu dekade dan yang dikhawatirkan investor saham adalah The Fed mengambil sikap lebh agresif terhadap inflasi dan kenaikan masa depan.

Bursa saham AS telah mencapai rekor tertinggi sejak pemilu 8 November di tengah harapan kenaikan pertumbuhan ekonomi AS, berkat janji Presiden terpilih Donald Trump yang akan meningkatkan belanja infrastruktur, pajak yang lebih rendah dan peraturan lebih mudah.

Bank sentral AS harus mengumumkan perkiraan ekonomi baru pekan depan, bersama dengan kenaikan suku bunga. Karena inflasi dan suku bunga bisa memengaruhi pasar saham AS.

"Jika mereka percaya bahwa inflasi akan lebih tinggi dan lebih cepat. Itu akan memberikan alasan pasar untuk melakukan jeda," kata Quincy Krosby, strategi pasar di Prudential Financial di Newark, New Jersey.

Ketua Fed Janet Yellen lebih mungkin ingin meyakinkan investor bahwa transisi ke tingkat yang lebih tinggi akan dilakukan secara bertahap.

Pada Desember tahun lalu, The Fed menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam hampir satu dekade, dan kemudian mengisyaratkan akan kembali menaikkan suku bunga tahun ini. Namun, outlook dengan cepat berubah karena ekonomi tidak tumbuh dengan cepat, harga minyak turun lagi dan pasar saham jatuh pada awal 2016.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Dibuka Fluktuatif...
Wall Street Dibuka Fluktuatif Menanti Rilis The Fed
Optimisme Terhadap Ekonomi...
Optimisme Terhadap Ekonomi Dorong Wall Street Menguat
Wall Street Anjlok,...
Wall Street Anjlok, Cemas Omicron Gentayangan di AS hingga Pertemuan The Fed
Wall Street Sepekan,...
Wall Street Sepekan, Hadapi Banyak Ujian Jelang Kebijakan The Fed
Wall Street Dibuka Perkasa,...
Wall Street Dibuka Perkasa, Sambut Positif Pengumuman The Fed
Seberapa Bahaya Omicron...
Seberapa Bahaya Omicron Belum Jelas Bikin Wall Street Berakhir Memerah
Berita Terkini
IHSG Senin Depan Diprediksi...
IHSG Senin Depan Diprediksi Lanjut Koreksi, Cermati Area 6.074-6.146
17 menit yang lalu
Ramalan Goldman Sachs...
Ramalan Goldman Sachs soal Harga Minyak Dunia Diwarnai Skenario Buruk Tembus USD145 per Barel
1 jam yang lalu
Ini Daftar Lengkap 60...
Ini Daftar Lengkap 60 Negara Terdampak Tarif Baru AS: Indonesia Kena 10%, Siapa Digetok 12,5%?
1 jam yang lalu
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
12 jam yang lalu
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
12 jam yang lalu
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
13 jam yang lalu
Infografis
Elon Musk: Drone Murah...
Elon Musk: Drone Murah China Bisa Hancurkan Jet Tempur F-35 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved