Investasi Proyek PLTP di Minahasa Capai Rp3,3 Triliun

Selasa, 27 Desember 2016 - 23:33 WIB
Investasi Proyek PLTP...
Investasi Proyek PLTP di Minahasa Capai Rp3,3 Triliun
A A A
MANADO - Menteri Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM) Ignasius Jonan mengatakan, biaya investasi proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, mencapai USD282,07 juta atau setara dengan Rp3,3 triliun.

Ketiga proyek itu adalah PLTP Lahendong Unit 5 dan 6, serta PLTP Ulubelu Unit 3 di Kecamatan Tompaso, Minahasa. Pembangkit listrik itu mulai dikerjakan sejak 5 Juli 2015 dengan target penyelesaian masing-masing Desember 2016 dan Juni 2017.

Dan menurut Jonan, tarif PLTP Lahendong unit 5 dan 6 yang akan dijual ke PT PLN (Persero) sebagai pembeli utama yakni 11,42 sen dolar AS per KWh. “Sementara PLTP Ulubelu tarifnya 7,53 sen dolar AS per KWh,” katanya di Manado, Selasa (27/12/2016).

Meski berbasis energi baru terbarukan, namun kata Jonan hal tersbeut bukan sebuah keharusan dalam memenuhi target kelistrikan 35.000 MW. Pembangunan proyek listrik akan disesuaikan dengan potensi sumber daya yang ada di daerah masing-masing.

“Misalnya di Sulut yang ada sumber daya uap dan air. Adanya potensi itu maka dibangunlah PLTP. Ini adalah energy mix, dimana potensi energi berasal dari aneka sumber daya,” terangnya. (Baca: Jokowi: PLTP Minahasa Mampu Serap 2.750 Tenaga Kerja Lokal)

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menambahkan, proyek-proyek infrastruktur energi yang dibangun Pertamina ini diharapkan dapat memberikan efek berganda terhadap kehidupan ekonomi masyarakat terlebih yang berada di sekitar PLTP. “Adanya pembangkit listrik ini juga bisa menjadi solusi mengatasi kebutuhan listrik warga Sulut,” tambahnya.

PLTP Lahendong Unit 5 dan 6 yang menggunakan skema total project (hingga menghasilkan listrik) tersebut telah menambah kapasitas pembangkit di Area Lahendong menjadi 120 megawatt.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut yaitu Dubes Selandia Baru untuk Indonesia, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri BUMN Rini Soemarno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kapolri Irjen Pol Tito Karnavian, Pangdam XIII Merdeka, Kapolda Sulut, dan Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian ESDM Mendorong...
Kementerian ESDM Mendorong Efisiensi Penyediaan Tenaga Listrik
Konversi Motor Listrik...
Konversi Motor Listrik Minim Peminat, Begini Jurus Baru Kementerian ESDM
Mendorong Konversi Motor...
Mendorong Konversi Motor BBM Jadi Listrik, Begini Jurus Kementerian ESDM
Charge Mobil Listrik...
Charge Mobil Listrik Kian Mudah, 187 SPKLU Tersebar di Jawa hingga Sulawesi
Soal Potensi Kenaikan...
Soal Potensi Kenaikan Tarif Listrik Usai Juni 2024, Kementerian ESDM Buka Suara
Ekonomi Membaik, Stimulus...
Ekonomi Membaik, Stimulus Listrik Dipangkas 50%, Ini Rinciannya
Berita Terkini
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
48 menit yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
51 menit yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
1 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
2 jam yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
2 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved