BKPM Pasang Target Investasi Rp863 Triliun di 2018
Rabu, 04 Januari 2017 - 20:02 WIB
BKPM Pasang Target Investasi Rp863 Triliun di 2018
A
A
A
JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) memasang target ambisius terhadap investasi di Indonesia. Tahun ini, BKPM memasang target investasi yang masuk ke Indonesia sebesar Rp678 triliun dan 2018 mencapai Rp863 triliun.
Kepala BKPM Thomas Lembong mengatakan, tingginya target investasi di tahun 2018 seiring dengan keinginan Presiden Joko Widodo agar pertumbuhan ekonomi dapat mencapai 6,1% di 2018. Oleh karena itu, investasi pun harus tinggi mengingat saat ini komponen investasi menjadi andalan terbesar Indonesia untuk menopang ekonomi.
"Hanya investasi yang bisa digenjot. Kalau mau tumbuh 6,1% maka investasi harus Rp863 triliun per tahun," katanya di Pacific Place, Jakarta, Rabu (4/1/2017).
Meski terlihat ambisius, namun Tom optimistis bahwa Indonesia mampu meraihnya. Alasannya, kondisi Indonesia yang stabil menjadi senjata untuk mendorong investasi.
"Saya kira modal yang kita mulai pada awal tahun adalah Indonesia negara paling aman, paling stabil, dan paling reformasi. Dan kita harus bersyukur atas hal ini," imbuh dia.
Pernyataan Tom diamini oleh Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM Azhar Lubis. Dia mengaku optimistis target investasi tersebut akan tercapai.
Pada sembilan bulan pertama 2016, realisasi investasi telah mencapai Rp453,4 triliun. Angka tersebut mencapai 76,2% dari target sebesar Rp594,8 triliun.
"Realisasi (hingga akhir 2016) kita tunggu sampai tanggal 24 (Januari), nanti kami akan umumkan data realisasi tahun 2016," terang Azhar.
Kepala BKPM Thomas Lembong mengatakan, tingginya target investasi di tahun 2018 seiring dengan keinginan Presiden Joko Widodo agar pertumbuhan ekonomi dapat mencapai 6,1% di 2018. Oleh karena itu, investasi pun harus tinggi mengingat saat ini komponen investasi menjadi andalan terbesar Indonesia untuk menopang ekonomi.
"Hanya investasi yang bisa digenjot. Kalau mau tumbuh 6,1% maka investasi harus Rp863 triliun per tahun," katanya di Pacific Place, Jakarta, Rabu (4/1/2017).
Meski terlihat ambisius, namun Tom optimistis bahwa Indonesia mampu meraihnya. Alasannya, kondisi Indonesia yang stabil menjadi senjata untuk mendorong investasi.
"Saya kira modal yang kita mulai pada awal tahun adalah Indonesia negara paling aman, paling stabil, dan paling reformasi. Dan kita harus bersyukur atas hal ini," imbuh dia.
Pernyataan Tom diamini oleh Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM Azhar Lubis. Dia mengaku optimistis target investasi tersebut akan tercapai.
Pada sembilan bulan pertama 2016, realisasi investasi telah mencapai Rp453,4 triliun. Angka tersebut mencapai 76,2% dari target sebesar Rp594,8 triliun.
"Realisasi (hingga akhir 2016) kita tunggu sampai tanggal 24 (Januari), nanti kami akan umumkan data realisasi tahun 2016," terang Azhar.
(ven)
Lihat Juga :