Ini Syarat Mendagri Bila Asing Menamakan Pulau di Indonesia

Kamis, 12 Januari 2017 - 14:15 WIB
Ini Syarat Mendagri...
Ini Syarat Mendagri Bila Asing Menamakan Pulau di Indonesia
A A A
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengaku tidak masalah dengan keinginan Menko bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, agar asing diberikan keistimewaan memberikan nama dan mengelola pulau-pulau yang ada di Indonesia. Hanya saja ada syarat. Yaitu nama yang diberikan berasal dari bahasa Indonesia dan bukan bahasa negara mereka.

Dia mengungkapkan, setahun lalu dirinya telah megirimkan surat kepada seluruh gubernur, bupati dan walikota di seluruh wilayah yang ada di Indonesia. Dalam suratnya, Tjahjo meminta agar para kepala daerah tersebut memberikan nama terhadap pulau, baik yang berpenghuni maupun yang belum berpenghuni.

"Khususnya pulau yang tidak ada namanya diberi nama. Mau nama a, b, c, d sampai z, segera. Tapi praktiknya sampai hari ini baru 40% yang sudah diberi nama," katanya di Kantor Kemenhan, Jakarta, Kamis (12/1/2017).

Baca: Luhut Tegaskan Pulau Indonesia Boleh Dikelola Asing Bukan Dijual

Oleh sebab itu, pemerintah lewat Kemenko bidang Kemaritiman dan Kementerian Kelautan dan Perikanan mempercepat penamaan pulau tersebut. Minimal, kata politikus PDI Perjuangan tersebut, ada mercusuar atau tonggak yang ditancapkan sehingga batas wilayah Indonesia pun menjadi jelas.

"Supaya semua pulau ada namanya, baik berpenghuni maupun yang tidak. Minimal ada mercusuar dipasang," imbuh dia.

Apalagi, saat ini banyak pulau-pulau tak berlabel di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan beberapa daerah wisata lainnya yang disewa asing. "Itu harus segara dicek lagi kontraknya berapa tahun. Ada nilai lebih enggak buat daerah," tutur dia.

Kendati demikian, Tjahjo sejatinya tidak masalah jika asing turut berkontribusi melabeli pulau-pulau tersebut. "Yang penting namanya jangan nama asing, namanya pakai bahasa Indonesia yang baik, nama daerah, nama tokoh daerah," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jamin Keamanan Wilayah...
Jamin Keamanan Wilayah Pesisir Laut Arafura, Kemenko Marves Lakukan Ini
Luhut: Jangan Terlena...
Luhut: Jangan Terlena Lokasi Strategis, Kebesaran Wilayah hingga SDA Melimpah
Investor China Siap...
Investor China Siap Kucurkan Investasi USD8 Miliar ke Proyek Kilang di Batam
Profil Rizal Ramli,...
Profil Rizal Ramli, Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman
Tinggal Tapi Engga Bayar,...
Tinggal Tapi Engga Bayar, Luhut Pelototi Kapal-kapal Asing yang Masuk ke Labuan Bajo
Pesan Luhut, Seluruh...
Pesan Luhut, Seluruh Elemen Bangsa Harus Mencari Solusi Pandemi Covid-19
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
7 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
7 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
8 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
8 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
9 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
10 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved