Musda Deadlock, Pemilihan Ketua Umum Hipmi Jaya Tertunda

Selasa, 17 Januari 2017 - 20:53 WIB
Musda Deadlock, Pemilihan...
Musda Deadlock, Pemilihan Ketua Umum Hipmi Jaya Tertunda
A A A
JAKARTA - Musyawarah Daerah (Musda) DPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jaya ke-16 yang digelar di Gedung Bidakara, Jakarta, mengalami deadlock alias berjalan buntu. Akibatnya, rencana pemilihan ketua umum DPD Hipmi Jaya periode 2017-2020 tertunda hingga waktu yang belum ditentukan.

Pimpinan Sidang Munas DPD Hipmi Jaya, M Arief Gustianto mengemukakan, sesuai agenda yang ditetapkan musda seharusnya selesai kemarin. Namun, hingga Senin (16/1/2017) dini hari, Musda tidak dapat dilaksanakan karena banyak hal teknis yang menyebabkan deadlock sehingga over time.

"Harusnya Musda diikuti lebih dari 1.000 anggota Hipmi Jaya. Pleno pertama hanya dihadiri 30 orang, sementara proses registrasi dan ID card peserta belum juga selesai," ujarnya di Jakarta, Selasa (17/1/2017).

Arief mengungkapkan ada tiga faktor yang menyebabkan terjadinya deadlock. “Pertama, terjadi kekacauan dalam registrasi, di mana banyak anggota yang belum menerima ID Card. Akibatnya salah satu sidang pleno hanya diikuti 30 orang dari 1.000 anggota,” bebernya.

Faktor kedua, yaitu kurang aspiratifnya pimpinan sidang. Banyak aspirasi yang disampaikan anggota hanya didengarkan. “Ini yang membuat musda menjadi over time,” katanya.

Faktor ketiga adalah tidak transparannya pengurus Hipmi Jaya demisioner dalam memberikan pertanggungjawaban. "Ini dipertanyakan sejumlah anggota sidang," ucapnya.

Dia menuturkan, dengan buntunya musda, untuk sementara Hipmi Jaya dikendalikan pimpinan sidang sampai digelarnya musda lanjutan. Pihaknya akan melakukan konsolidasi dengan pengurus DPC dan DPP, serta melibatkan penyelenggara. "Untuk selanjutnya kami akan berkonsultasi dengan dewan pembina dan pengurus DPP Hipmi untuk mendapatkan arahan dan masukan," imbuhnya.

Soal kapan digelarnya musda lanjutan, dia mengatakan akan digelar secepatnya. “Saat ini kami sedang melakukan konsolidasi. Kami tidak memasang target kapan musda selanjutnya digelar. Tetapi akan secepatnya,” tandas Arief.

Kekacauan penyelenggara Musda juga dikeluhkan Ketua BPC Jakarta Barat, Ade Putra Kurniawan. “Saya merasakan tidak adanya fairness, tetapi saya tidak ingin menuduh siapapun," imbuhnya.

“Banyak kendala teknis yang seharusnya tidak terjadi tetapi seakan diada-adakan. Bahkan, ada pleno yang tidak diikuti sebagaian besar peserta. Ada ketua BPC yang tidak bisa ikut," lanjut Ade.

Sekretaris Umum BPC Jakarta Pusat, Rizky Diansyah menambahkan, seharusnya permasalah ini bisa diselesaikan secepatnya. Karena masalah teknis dapat dipersiapkan jauh-jauh hari.

"Saya berharap pada Musda selanjutnya masalah ini selesai. Karena kendala teknis ini tidak seharusnya terjadi," tegasnya.

Seperti diketahui, DPD Hipmi Jaya akan melakukan pemilihan ketua umum baru periode 2017-2020. Saat ini, ada empat kandidat yang mendaftarkan diri untuk maju dalam pencalonan. Mereka adalah Afifuddin Suhaeli Kalla (nomor urut 1), Ardhi Mahardika (nomor urut 2), M Aaron Sampetoding (nomor urut 3), dan Constantine Otis Wuisan (nomor urut 4).
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Akbar Buchari Resmi...
Akbar Buchari Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum HIPMI Periode 2022-2025
Refleksi Peran Wirausaha...
Refleksi Peran Wirausaha Bangun Bangsa, HIPMI Dorong 10 Juni Jadi Hari Kewirausahaan Nasional
Bursa Calon Ketum HIPMI,...
Bursa Calon Ketum HIPMI, Akbar Buchori Dapat Dukungan dari Bobby Nasution
Debat Ketiga Calon Ketua...
Debat Ketiga Calon Ketua Hipmi Menyoroti Investasi, Hilirisasi hingga Pasar Modal
HIPMI Punya Pemimpin...
HIPMI Punya Pemimpin Baru, Begini Pesan Bahlil Lahadalia
Jelang Musdalub Hipmi...
Jelang Musdalub Hipmi DIY, Pendaftaran Calon Ketua Umum Dibuka
Berita Terkini
Keamanan Jadi Faktor...
Keamanan Jadi Faktor Utama Nasabah Memilih Bank Digital
20 menit yang lalu
Ada Nilai Ekonomi Ratusan...
Ada Nilai Ekonomi Ratusan Triliun, Industri Tembakau Dipandang Diperlakukan Paling Tidak Adil
39 menit yang lalu
Kepala BPS Ungkap Progres...
Kepala BPS Ungkap Progres Sensus Ekonomi 2026 DKI Jakarta: Capai 45,17%
1 jam yang lalu
IHSG Cetak Rebound,...
IHSG Cetak Rebound, Kembali Lagi ke Level 6.000 usai Pengumuman S&P Global Ratings
1 jam yang lalu
S&P Rilis Peringkat...
S&P Rilis Peringkat Kredit Terbaru Indonesia: Outlook Stabil di BBB/A-2
1 jam yang lalu
Rupiah Ambruk Diterpa...
Rupiah Ambruk Diterpa Mega Korupsi hingga Konflik AS-Iran, Hari ini Tembus Rp18.109 per USD
2 jam yang lalu
Infografis
Profil Komjen Pol Chryshnanda...
Profil Komjen Pol Chryshnanda Dwilaksana, Ketua Tim Transformasi Reformasi Polri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved