Mekeng Jamin Bebas Kepentingan Jika Masuk OJK

Kamis, 09 Februari 2017 - 23:06 WIB
Mekeng Jamin Bebas Kepentingan...
Mekeng Jamin Bebas Kepentingan Jika Masuk OJK
A A A
JAKARTA - Ketua Komisi XI DPR Melchias Markus Mekeng menjamin tidak ada konflik kepentingan (conflict of interest) jika dirinya terpilih menjadi anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2017-2022. ‎Politikus Partai Golkar ini juga berjanji bakal bekerja profesional dan sesuai aturan kerja yang telah ditetapkan.

"Banyak yang mempertanyakan ini (konflik kepentingan), saya pastikan itu tidak akan terjadi," ujar Mekeng di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (9/2/2017).

Lagipula, lanjut dia, OJK memiliki Standar Operasional Pekerjaan (SOP). "Kemudian ada undang-undang yang mengatur soal OJK. Jadi kita bekerja berdasarkan undang-undang dan SOP yang ada," katanya.

Dia meyakini bahwa konflik kepentingan tidak akan terjadi di OJK karena pengambilan keputusannya bukan perorangan, melainkan bersama-sama dengan anggota OJK lainnya atau melalui pleno komisioner.

Disamping itu, menurut dia, siapapun yang bekerja di OJK harus melepaskan semua atributnya, termasuk atribut partai politik. Hal tersebut untuk menjamin bahwa tidak ada lagi kepentingan pribadi atau kelompok yang dibawa tetapi kepentingan seluruh rakyat Indonesia.

‎Mekeng menilai sangat tidak adil jika seseorang yang memiliki pengalaman politik dan ingin mengabdi ke eksekutif, ‎ditolak karena dianggap punya konflik kepentingan. Sebab, negara-negara yang sudah maju, pengalaman di dewan merupakan modal kuat untuk menduduki jabatan eksekutif, bahkan menjadi pimpinan negara.

Dirinya pun mengaku maju menjadi calon anggota OJK bukan karena perintah Partai Golkar, namun karena mempunyai hak sebagai warga negara untuk menduduki jabatan itu. ‎"Saya memang sudah beritahu ke partai tapi bukan meminta restu," paparnya.

Lagipula, kata Mekeng, tidak ada larangan bagi politikus untuk mendaftarkan diri sebagai calon anggota OJK. Kata dia, undang-undang membuka seluas-luasnya bagi warga negara yang memang mempunyai kemampuan dan kapabilitas.

Dia juga menegaskan kalangan profesional belum tentu kompetisi dan dedikasinya bisa dianggap lebih baik dibanding dari kalangan politikus. K‎alangan profesional juga bisa membawa kepentingan-kepentingan tertentu dari luar.

"Saya punya pengalaman tiga tahun di perbankan. Sudah‎ puluhan tahun di pasar modal (sekuritas dan asset management dan pialang pasar uang)‎. Di DPR sudah tiga periode dan duduk di Komisi Perbankan dan Keuangan serta punya pengalaman di Badan Anggaran DPR," ungkapnya. Mekeng mengaku ingin membawa OJK lebih berwibawa.

"Saya ingin OJK seperti Monetary Authority of Singapore (MAS). Saya ingin lembaga OJK kredibel sehingga tidak menimbulkan keraguan bagi investor luar untuk berinvestasi disini," pungkasnya. ‎‎

Diketahui, Mekeng dinyatakan lolos oleh Panitia Seleksi (Pansel) seleksi tahap pertama pemilihan calon anggota Dewan Komisioner OJK periode 2017-2022, bersama dengan anggota Komisi XI DPR dari Fraksi PDIP Andreas Eddy Susetyo.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OECD/INFE - OJK Conference...
OECD/INFE - OJK Conference di Bali
OJK Gelar Edukasi Keuangan...
OJK Gelar Edukasi Keuangan untuk Pelajar
Bikin Cemas Banyak Orang,...
Bikin Cemas Banyak Orang, Ini Detail Aturan Main POJK Stimulus Covid-19
OJK Beri Dua Stimulus...
OJK Beri Dua Stimulus Lanjutan Bagi Sektor Industri Keuangan Non Bank
OJK Pastikan Sektor...
OJK Pastikan Sektor Jasa Keuangan Pada Level Terkendali
OJK Menyadari Pentingnya...
OJK Menyadari Pentingnya GRC Terintegrasi di Sektor Jasa Keuangan
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
46 menit yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
1 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
2 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
2 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
3 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
4 jam yang lalu
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved