BKPM Dorong Hadirnya Penerbangan Murah dari Korsel ke Indonesia
Selasa, 14 Maret 2017 - 14:42 WIB
BKPM Dorong Hadirnya Penerbangan Murah dari Korsel ke Indonesia
A
A
A
JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mendorong investor asal Korea Selatan (Korsel) untuk berinvestasi di sektor pariwisata Tanah Air. Salah satu yang ditekankan adalah penerbangan murah dari Korsel ke Indonesia.
(Baca Juga: Di Depan Investor, Jokowi Sebut RI The Descendant of The Sun )
Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong mengungkapkan, saat ini wisatawan asal Negeri Gingseng -julukan Korsel- ke Indonesia baru sekitar 400 ribu orang per tahun. Jumlah ini jauh berbeda dengan Filipina dan Thailand yang mencapai 1 juta per tahun.
"Makanya dalam rombongan bisnis ada Korean Air, kami mau genjot konektivitas udara. Penerbangan dari Korea ke Indonesia katanya wisman korea ke Indonesia cuma 400 ribu wisman per tahun. Sementara wisman Korea di Filipina dan Thailand lebih dari 1 juta per tahun," katanya di sela Indonesia-Korea Business Summit di Hotel Shangri-la, Jakarta, Selasa (14/3/2017).
(Baca Juga: Jokowi Rayu Konglomerat Korsel Investasi di Indonesia )
Menurutnya, salah satu penyebab minimnya wisatawan asal Korsel ke Indonesia karena tidak adanya maskapai penerbangan yang murah (low cost carrier). Oleh karena itu, dia berharap di masa yang akan datang akan ada penerbangan murah dari Korea Selatan ke Indonesia.
"Kita mau lihat apakah kita bisa coba dorong supaya ada bugdet airline yang terbang dari Korea ke Indonesia," tandasnya.
(Baca Juga: Di Depan Investor, Jokowi Sebut RI The Descendant of The Sun )
Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong mengungkapkan, saat ini wisatawan asal Negeri Gingseng -julukan Korsel- ke Indonesia baru sekitar 400 ribu orang per tahun. Jumlah ini jauh berbeda dengan Filipina dan Thailand yang mencapai 1 juta per tahun.
"Makanya dalam rombongan bisnis ada Korean Air, kami mau genjot konektivitas udara. Penerbangan dari Korea ke Indonesia katanya wisman korea ke Indonesia cuma 400 ribu wisman per tahun. Sementara wisman Korea di Filipina dan Thailand lebih dari 1 juta per tahun," katanya di sela Indonesia-Korea Business Summit di Hotel Shangri-la, Jakarta, Selasa (14/3/2017).
(Baca Juga: Jokowi Rayu Konglomerat Korsel Investasi di Indonesia )
Menurutnya, salah satu penyebab minimnya wisatawan asal Korsel ke Indonesia karena tidak adanya maskapai penerbangan yang murah (low cost carrier). Oleh karena itu, dia berharap di masa yang akan datang akan ada penerbangan murah dari Korea Selatan ke Indonesia.
"Kita mau lihat apakah kita bisa coba dorong supaya ada bugdet airline yang terbang dari Korea ke Indonesia," tandasnya.
(akr)
Lihat Juga :