Pemerintah Diminta Tuntaskan Masalah Freeport

Jum'at, 17 Maret 2017 - 06:20 WIB
Pemerintah Diminta Tuntaskan...
Pemerintah Diminta Tuntaskan Masalah Freeport
A A A
JAKARTA - Lembaga Musyawarah Adat Suku Kamoro (Lemasko)mendukung PT Freeport Indonesia untuk tetap beroperasi kembali.

Wakil Ketua I Lemasko, Gerry Okoare mengatakan dalam dukungan itu. “Kami atas nama Lemasko mewakili masyarakat Suku Kamoro dari Nakai sampai ke Waripi komitmen mendukung Freeport untuk beroperasi kembali,"ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (16/3/2017).

Lebih lanjut Gerry mengatakan, Freeport dinilai memberikan dampak positif terhadap pembangunan di Mimika, secara khusus melalui program pendidikan, kesehatan dan ekonomi.

Selain itu, ia mengimbau agar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral dan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman untuk datang langsung ke Mimika, sehingga mengetahui kondisi yang terjadi.

Gerry menambahkan, pembicaraan terkait persoalan Freeport harus dilakukan bersama pemerintah pusat, pemerintah daerah serta masyarakat adat di Mimika sebagai pemilik hak ulayat di Timika.

Dampak polemik kedua belah pihak ini akan berdampak pada masyarakat kecil Mimika yang bergantung pada keberadaan PT Freeport Indonesia. “Mari bersama-sama melihat kepentingan masyarakat di daerah ini terhadap permasalah Freeport ini. Sehingga masyarakat yang ada di daerah ini tidak terkena masalah di kemudian hari,” ungkapnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jamin Keamanan Wilayah...
Jamin Keamanan Wilayah Pesisir Laut Arafura, Kemenko Marves Lakukan Ini
Luhut: Pemerintah Akan...
Luhut: Pemerintah Akan Hentikan Model Investasi Seperti Freeport
Luhut: Jangan Terlena...
Luhut: Jangan Terlena Lokasi Strategis, Kebesaran Wilayah hingga SDA Melimpah
Investor China Siap...
Investor China Siap Kucurkan Investasi USD8 Miliar ke Proyek Kilang di Batam
Luhut Paparkan Kondisi...
Luhut Paparkan Kondisi Ekonomi dan Iklim Investasi RI di Tengah Pandemi
Sebut Kementerian Luhut...
Sebut Kementerian Luhut Layak Dibubarkan, Ekonom Indef Dinilai Cuma Genit
Berita Terkini
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
30 menit yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
38 menit yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
2 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
3 jam yang lalu
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
4 jam yang lalu
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
4 jam yang lalu
Infografis
Bersiap Perang, 450...
Bersiap Perang, 450 Juta Warga Uni Eropa Diminta Timbun Makanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved