Pemerintah Didesak Segera Implementasikan UU Jasa Konstruksi

Selasa, 21 Maret 2017 - 20:06 WIB
Pemerintah Didesak Segera...
Pemerintah Didesak Segera Implementasikan UU Jasa Konstruksi
A A A
JAKARTA - ‎Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemy Francis meminta pemerintah segera mengimplementasikan UU No 2/2017 tentang Jasa Konstruksi. Terlebih, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sudah menyosialisasikan UU tersebut.

"Kita minta agar ini jangan hanya menjadi UU tetapi tidak diterapkan," kata Fary dalam diskusi Forum Legislasi bertajuk Implementasi Undang-Undang Jasa Kontruksi 'Senadakah dengan Nawacita Jokowi?'‎ di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (21/3/2017).

Jika UU Jasa Konstruksi‎ tak kunjung diimplementasikan, dia mengingatkan pemerintah tentang gesekan pengemudi taksi online dengan konvensional.

Menurut dia, gesekan pengemudi taksi online dengan konvensional‎ karena ketidaktegasan pemerintah yang tak kunjung mengimplementasikan Permenhub No 32/2016 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak dalam Trayek, khususnya yang mengatur operasional armada berbasis online atau model bisnis e-hailing.

"Nah, kita minta dalam hal ini Kementerian PUPR, UU yang sudah ada sosialisasi, turunan yang belum diatur segera dilaksanakan, jangan ditarik ulur dan sebagainya nanti jadi seperti ini (Gesekan Taksi online Vs Konvensional)," papar politikus Partai Gerindra ini.

Menurutnya, pemerintah tidak perlu ragu mengimplementasikan UU Jasa Konstruksi. ‎"Dalam UU (Jasa Konstruksi, red) ini perdebatan paling lama sebenarnya berkaitan dengan badan atau kelembagaan jasa konstruksi itu berdiri secara independen atau dia di bawah pembinaan Menteri PU atau seperti apa, ini perdebatannya," tuturnya

Dia menginginkan kelembagaan jasa konstruksi itu bisa berdiri sendiri. "Karena bicara tentang jasa konstruksi ini bukan hanya Kementerian PU di sana ada Kemenhub, Kementerian BUMN dan sebagainya. Sehingga betul-betul kita harapkan menjadi lembaga independen dan akhirnya diputuskan dalam UU ini kelembagaan itu," terangnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Duet Aswandi-Desiderius...
Duet Aswandi-Desiderius Viby Indrayana Pimpin ASPEKNAS
Dihantam Pandemi Covid-19,...
Dihantam Pandemi Covid-19, Pengusaha Konstruksi Ini Mampu Bertahan
Bisnis Konstruksi Terkendala...
Bisnis Konstruksi Terkendala Pandemi, Totalindo Tetap Bertahan
Mendorong Percepatan...
Mendorong Percepatan Regulasi dan Akses UMKM dalam Sektor Konstruksi
Penguatan Konstruksi...
Penguatan Konstruksi Industri dan Komersial Dorong Surabaya Jadi Pusat Bisnis Megapolitan
Sektor Jasa Konstruksi...
Sektor Jasa Konstruksi Kena Imbas Pelemahan Kurs Rupiah, Ini Tantangannya
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
5 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
5 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
5 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
5 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
5 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
6 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved