Calon Ketua OJK Harus Punya Kekuatan Lobi di DPR
Rabu, 29 Maret 2017 - 19:31 WIB
Calon Ketua OJK Harus Punya Kekuatan Lobi di DPR
A
A
A
JAKARTA - Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada menilai, dua calon Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) harus mempunyai kekuatan dalam melobi DPR. Sebab, penentuan terakhir ada di tangan DPR.
(Baca: Bankir Dianggap Cocok Pimpin OJK )
Reza menjelaskan, dua calon Ketua OJK yakni Sigit Pramono dan Wimboh Santoso sudah tidak diragukan lagi kapasitasnya di industri jasa keuangan. Mereka memiliki sederet pengalaman untuk bisa memimpin OJK.
Saat ini, kata dia, kemampuan Sigit dan Wimboh diuji untuk bisa memikat hati para wakil rakyat supaya menjadi OJK 1. "Ya tinggal pintar-pintarnya mereka ngelobi (DPR)," kata Reza kepada SINDOnews di Jakarta, Rabu (29/3/2017).
Menurutnya, kemampuan keduanya tidak perlu disangsikan. Namun, tetap saja jika tidak bisa menundukan para anggota dewan maka jalan menuju OJK 1 bisa hilang.
"Ibaratnya kalau nama Mas ada di situ dan punya kemampuan yang mumpuni tapi kalau enggak bisa ngelobi ya wassalam," tuturnya.
Bahkan, lanjut Reza, anggota DPR dalam melakukan pilihan yang menentukan nasib OJK ke depan tidak akan berlangsung sempurna. DPR dinilainya belum tentu juga mengerti kondisi nyata di dunia jasa keuangan.
"Nah, masalahnya orang-orang DPR paham juga enggak kondisi riil di lapangan? Jadi, mungkin pemilihannya pake SG, sreg-nya gue," ujar dia.
Baca Juga:
Analis Sayangkan Eks Dirut Mandiri Tak Masuk 14 Calon DK OJK
Analis Sebut Calon DK OJK Didominasi Birokrat
Wimboh Santoso dan Sigit Pramono Bersaing Calon Ketua OJK
(Baca: Bankir Dianggap Cocok Pimpin OJK )
Reza menjelaskan, dua calon Ketua OJK yakni Sigit Pramono dan Wimboh Santoso sudah tidak diragukan lagi kapasitasnya di industri jasa keuangan. Mereka memiliki sederet pengalaman untuk bisa memimpin OJK.
Saat ini, kata dia, kemampuan Sigit dan Wimboh diuji untuk bisa memikat hati para wakil rakyat supaya menjadi OJK 1. "Ya tinggal pintar-pintarnya mereka ngelobi (DPR)," kata Reza kepada SINDOnews di Jakarta, Rabu (29/3/2017).
Menurutnya, kemampuan keduanya tidak perlu disangsikan. Namun, tetap saja jika tidak bisa menundukan para anggota dewan maka jalan menuju OJK 1 bisa hilang.
"Ibaratnya kalau nama Mas ada di situ dan punya kemampuan yang mumpuni tapi kalau enggak bisa ngelobi ya wassalam," tuturnya.
Bahkan, lanjut Reza, anggota DPR dalam melakukan pilihan yang menentukan nasib OJK ke depan tidak akan berlangsung sempurna. DPR dinilainya belum tentu juga mengerti kondisi nyata di dunia jasa keuangan.
"Nah, masalahnya orang-orang DPR paham juga enggak kondisi riil di lapangan? Jadi, mungkin pemilihannya pake SG, sreg-nya gue," ujar dia.
Baca Juga:
Analis Sayangkan Eks Dirut Mandiri Tak Masuk 14 Calon DK OJK
Analis Sebut Calon DK OJK Didominasi Birokrat
Wimboh Santoso dan Sigit Pramono Bersaing Calon Ketua OJK
(izz)