Pesawat Komersial Akan Gunakan 5% Biofuel di 2025

Selasa, 11 April 2017 - 09:54 WIB
Pesawat Komersial Akan...
Pesawat Komersial Akan Gunakan 5% Biofuel di 2025
A A A
JAKARTA - Indonesia akan memanfaatkan bahan bakar alternatif berbasis biofuel pada pesawat komersial pada tahun 2025 mendatang. Penggunaan biofuel dimaksudkan dalam rangka mengurangi pencemaran udara melalui emisi karbon. Perwakilan Indonesia pada Committee on Aviation Environmental Protection (CAEP) Yusfandri Gona mengatakan, pengurangan emisi pada penerbangan pesawat di dalam negeri akan dilakukan secara bertahap

"Ada alternative fuel jadi bahan bakar berbasis bio kemudian menggantikan bahan bakar konvensional, tapi kita merencanakannya pencampurannya itu 2% di 2016, kemudian 3% di 2020, kemudian 5% di 2025," kata Yusfandri pada acara ICAO Regional Seminar on States Action Plans and Carbon Off setting and Reduction Scheme for International Aviation (CORSIA) di Jakarta, kemarin.

Namun penggunaan bahan bakar tersebut hingga saat ini belum terealisasi. Untuk sekarang masih tengah berlangsung tahap penelitian dan pengembangan. "Sekarang masih dalam tahap research dan development. Jadi belum ada yang kita gunakan secara voluntary maupun secara komersial," ujar dia.

Kontribusi industri penerbangan terhadap total emisi karbon di dunia sebenarnya tidak besar dengan taksiran 2,5%-4%. Dari jumlah itu, Indonesia pun terbilang masih kecil menyumbangkan emisi gas karbon. Namun, pengurangan emisi gas karbon tetap perlu dilakukan seluruh stakeholders perhubungan udara.

Menurutnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menyiapkan peta jalan agar target pada 2020 terealisasi. Salah satu poinnya adalah pencampuran biofuel pada avtur yang dipakai pesawat. Dia menambahkan, sebenarnya pada 2016, Indonesia seharusnya sudah mulai melaksanakan penggunaan 2% biofuel terhadap total avtur yang digunakan armada.

“Ada alternative fuel yang dicampur dengan bahan bakar konvensional. Kami merencanakan pencampurannya itu 2% pada 2016, kemudian 3% pada 2020, dan 5% pada 2025. Tetapi sekarang masih dalam tahap research dan development. Jadi belum ada yang digunakan baik secara voluntary maupun secara komersial. Namun di negara lain itu sudah ada yang mulai,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Agus Santoso menjelaskan, setidaknya ada empat langkah pemerintah untuk meminimalkan polusi akibat penerbangan. Keempat langkah itu termasuk penggunaan bahan bakar alternatif.

Poin lainnya adalah mulai melirik pemakaian bahan baku pesawat berjenis komposit. Sebelumnya, bahan dasar pesawat didominasi oleh alumunium alloy. “Kalau dengan komposit itu pesawatnya lebih ringan sehingga penggunaan fuel berkurang. Jadi ini akan meningkatkan efisiensi juga,” pungkas Agus.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Angkutan Laut Dibuka...
Angkutan Laut Dibuka 7 Juni, Kemenhub Minta Antisipasi New Normal
Bermodal Cuma 3 Pesawat,...
Bermodal Cuma 3 Pesawat, Super Air Jet Siap Turun Gelanggang
4 Jurus Luhut untuk...
4 Jurus Luhut untuk Pulihkan Sektor Penerbangan di Indonesia
Dilema si Burung Besi...
Dilema si Burung Besi Hadapi Pandemi
Menhub Izinkan Pebisnis...
Menhub Izinkan Pebisnis Gunakan Maskapai Penerbangan
Industri Penerbangan...
Industri Penerbangan Mulai Bangkit, Lalu Lintas Domestik Capai 81%
Berita Terkini
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
10 menit yang lalu
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
24 menit yang lalu
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
34 menit yang lalu
Kawal Kedaulatan Energi...
Kawal Kedaulatan Energi di Jatim, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Cek Kesiapan SAF hingga B50
1 jam yang lalu
Insentif Kendaraan Listrik...
Insentif Kendaraan Listrik Mundur Jauh, Begini Kata Purbaya
2 jam yang lalu
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan...
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan Tekan Penerimaan Negara
2 jam yang lalu
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved