Bursa Amerika Serikat Berakhir Melemah Imbas Jatuhnya Saham Ritel

Jum'at, 12 Mei 2017 - 09:29 WIB
Bursa Amerika Serikat...
Bursa Amerika Serikat Berakhir Melemah Imbas Jatuhnya Saham Ritel
A A A
NEW YORK - Pasar saham Amerika Serikat ditutup melemah pada Kamis imbas jatuhnya saham ritel. CEO Ladenburg Thalmann Asset Management Phil Blancato mengatakan jatuhnya saham ritel akibat rendahnya belanja eceran dan konsumen sehingga menimbulkan kembali kekhawatiran soal konsumen. "Salah satu pertumbuhan ekonomi AS didorong oleh konsumen," ujarnya

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 23,69 poin atau 0,11% menjadi 20.919,42, dengan saham Microsoft mengalami tekanan tertinggi dan saham Apple memimpin penguatan.

S & P 500 turun 5,19 poin atau 0,22% berakhir menjadi 2.394,44, dengan delapan saham konsumer melemah. Dan Nasdaq berkurang 13,18 poin atau 0,22% ditutup ke level 6.115,96.

Kejatuhan saham ritel Macy's dan Nordstrom sebesar 0,2% menyeret indeks S & P 500 lebih rendah. Perusahaan ritel mengalami tekanan sepanjang tahun ini, dan masuk ke sesi hari Kamis, turun 18,07%.

Para investor pun mengawasi perusahaan ritel karena mereka menunggu rilis penjualan ritel bulan April. Ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan kenaikan sebesar 0,6%.

Kepala Investasi di BMO Private Bank Jack Ablin mengatakan tren ritel yang rendah sejatinya tidak mengejutkan investor. Karena belakangan, konsumen semakin banyak dan nyaman membeli barang secara online dan merasa nyaman berbelanja melalui internet dari pada langsung ke toko.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Hapus Pajak JHT, Presiden...
Hapus Pajak JHT, Presiden Buruh Klaim Kantongi Restu Dirut BPJS Ketenagakerjaan
37 menit yang lalu
Harga Eceran Tertinggi...
Harga Eceran Tertinggi MinyaKita Berpotensi Naik, Begini Kata Mendag Budi
1 jam yang lalu
Nindia Karya Rampungkan...
Nindia Karya Rampungkan Pembangunan 20 Sekolah Rakyat Tahap II di 4 Provinsi
1 jam yang lalu
Resmi, Harga BBM Solar...
Resmi, Harga BBM Solar Khusus Nelayan Dipatok Rp15.000 per Liter
1 jam yang lalu
EPI Clean Energy Day...
EPI Clean Energy Day Catat Penghematan Emisi Lebih dari 710 Kg CO2e
2 jam yang lalu
Bulog Serap 3,4 Juta...
Bulog Serap 3,4 Juta Ton Beras Petani, Setara 85% dari Target Nasional
2 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved