Menkop Yakin Koperasi Mampu Sejahterakan Buruh

Minggu, 14 Mei 2017 - 19:21 WIB
Menkop Yakin Koperasi...
Menkop Yakin Koperasi Mampu Sejahterakan Buruh
A A A
KARAWANG - Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Puspayoga menegaskan gerakan koperasi dikalangan buruh sangat dibutuhkan. Koperasi buruh yang dikelola dengan baik akan meningkatkan kesejahteraan anggotanya.

Hal tersebut telah terbukti dengan keberadaan koperasi buruh di sejumlah negara, antara lain National Trades Union Congress (NTUC) di Singapura.

"NTUC di Singapura contoh koperasi buruh yang berhasil baik dan mampu menguasai 65% perdagangan ritel domestik Singapura," kata Puspayoga dalam rilisnya saat meresmikan PT Tomiko Mandiri Indonesia sekaligus launching Tomikomart, Karawang, kemarin.

Tomiko Mandiri Indonesia merupakan perusahaan yang didirikan hasil kerja sama 35 koperasi buruh dari berbagai perusahaan di Karawang. Tomikomart merupakan salah satu unit usahanya.

"Upaya Tomiko Mandiri Indonesia melalui Tomikomart patut menjadi proyek percontohan. Jika berjalan baik akan digulir ke seluruh Indonesia kepada semua koperasi buruh untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya," kata dia.

Menteri yakin Tomiko akan berhasil dengan pengelolaan secara profesional. Terlebih, Tomiko memiliki captive market, yakni buruh. Dari 35 koperasi buruh tersebut, memiliki 75.000 anggota yang seluruhnya adalah buruh dari berbagai perusahaan di sekitar Karawang.

Karena itu, Tomikomart dipastikan dapat bersaing dengan bisnis ritel yang sudah ada sebelumnya. "Kalau buruh sejahtera tidak akan ada demo. Contohnya di Singapura, pekerjanya tidak pernah demo," kata Puspayoga.

Direktur PT Tomiko Mandiri Indonesia Ihin Solihin mengatakan, pertumbuhan ekonomi Karawang sangat tinggi dengan semakin banyaknya berdiri industri baru. Ini potensi pasar yang dapat dimanfaatkan koperasi buruh untuk terus berkembang.

"Tomiko Mandiri Indonesia didirikan sebagai respons terhadap pertumbuhan ekonomi Karawang yang berkembang. Koperasi buruh harus mengambil kesempatan atas potensi ekonomi ini," ujarnya.

Dengan membentuk PT, buruh tidak lagi hanya sebagai obyek dari ekonomi pasar tapi juga berdaya melalui kepemilikan di koperasi buruh. Dia menargetkan akan berdiri 20 Tomikomart di Karawang tahun ini dengan sistem waralaba.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pernyataan Shadow Banking...
Pernyataan Shadow Banking Jadi Polemik, Ini Penjelasan Kemenkop UKM
Itikad Baik Pendiri...
Itikad Baik Pendiri Jadi Solusi Penuntasan Persoalan Koperasi Indosurya
Ditawari Modal Koperasi...
Ditawari Modal Koperasi Rp2 Miliar, Peternak Sapi di Lampung Happy
Bantuan Likuiditas bagi...
Bantuan Likuiditas bagi Koperasi Saat Pandemi Disepakati Pemerintah
Hindari Penumpang Gelap...
Hindari Penumpang Gelap di Koperasi, KemenKop UKM Turunkan Tim Pengawas
Telunjuk Stigma Negatif...
Telunjuk Stigma Negatif Selalu Tertuju ke Koperasi
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
5 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
5 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
6 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
7 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
7 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan China Mampu...
5 Alasan China Mampu Akhiri Dominasi Kapal Induk Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved