Efisiensi, Luhut Akan Pangkas Perjalanan Dinas Kemaritiman

Rabu, 14 Juni 2017 - 14:16 WIB
Efisiensi, Luhut Akan...
Efisiensi, Luhut Akan Pangkas Perjalanan Dinas Kemaritiman
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengemukakan bahwa pihaknya akan melakukan efisiensi di sejumlah lini mulai tahun depan. Hal ini lantaran anggaran Kemenko bidang Kemaritiman tahun depan yang diusulkan turun 14,32% dari Rp350,53 miliar pada 2017 menjadi Rp300, 30 miliar pada 2018.

Dia menilai, program efisiensi penting dan perlu untuk dilakukan. Salah satu yang menjadi sasarannya adalah biaya rapat dan perjalanan dinas. "Kami banyak melakukan efisiensi, karena saya pikir ini penting. Sehingga biaya perjalanan, rapat banyak kami potong. Dan karyawan kami punya 177 PNS, dan 133 tenaga kontrak," katanya di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Rabu (14/6/2017).

Mantan Menkopolhukam ini mengungkapkan, nantinya anggaran Kemenko bidang Kemaritiman akan difokuskan untuk pelaksanaan kegiatan koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian kebijakan pembangunan kemaritiman. "Terutama akselarasi pencapaian sasaran dan target dalam RPJMN 2015-2019 dan RKP 2018," tandasnya.

Sikap Menko Luhut sejalan dengan pernyataan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati sebelumnya yang menerangkan, bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada seluruh jajaran kabinet untuk lebih efisien dalam penggunaan anggaran. "Presiden sudah sampaikan bahwa seluruh K/L harus terus meneliti belanja yang dilakukan. Terutama belanja yang dianggap tidak memiliki dampak langsung ke masyarakat," terang Sri Mulyani.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jamin Keamanan Wilayah...
Jamin Keamanan Wilayah Pesisir Laut Arafura, Kemenko Marves Lakukan Ini
Investor China Siap...
Investor China Siap Kucurkan Investasi USD8 Miliar ke Proyek Kilang di Batam
Luhut: Jangan Terlena...
Luhut: Jangan Terlena Lokasi Strategis, Kebesaran Wilayah hingga SDA Melimpah
Sebut Kementerian Luhut...
Sebut Kementerian Luhut Layak Dibubarkan, Ekonom Indef Dinilai Cuma Genit
Pesan Luhut, Seluruh...
Pesan Luhut, Seluruh Elemen Bangsa Harus Mencari Solusi Pandemi Covid-19
Luhut Paparkan Kondisi...
Luhut Paparkan Kondisi Ekonomi dan Iklim Investasi RI di Tengah Pandemi
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
47 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
6 jam yang lalu
Infografis
Kisah Perjalanan Satu...
Kisah Perjalanan Satu Dekade Islam Makhachev di UFC
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved