Sri Mulyani Tanggapi Positif Rencana Pemisahan DJP dari Kemenkeu

Rabu, 14 Juni 2017 - 17:18 WIB
Sri Mulyani Tanggapi...
Sri Mulyani Tanggapi Positif Rencana Pemisahan DJP dari Kemenkeu
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR memberikan sinyal positif terkait adanya rencana pemisahan Direktorat Pajak (Ditjen Pajak) dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Hal tersebut dibuktikan dengan antisipasi dalam alokasi anggaran pada Ditjen Pajak 2018 yang sebesar Rp6,8 triliun. Selain itu, dalam Revisi Undang-Undang (RUU) Nomor 28 Tahun 2007 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP).

Untuk poinnya sendiri, mengatur transformasi kelembagaan Ditjen Pajak menjadi sebuah lembaga. Transformasi ini memisahkan Ditjen Pajak dari Kemenkeu melalui pembentukan lembaga baru.

"Kami akan lakukan adjustment apabila UU KUP disetujui, apakah segera terpisah dan berikan risiko besar atau akan ada masa transisi. Nanti akan kami bahas dalam RUU KUP," ujarnya di DPR, Jakarta, Rabu (14/6/2017).

Dalam penjelasannya, dia mengungkapkan, ada empat hal penting yang harus dilakukan sebelum pemisahan Ditjen Pajak. Pertama mengenai legislasi, termasuk peraturan perundang-undangan, sistem informasi dan teknologi, serta basis data. Kedua, membutuhkan pengeluaran modal atau capital spending yang besar.

Ketiga, struktur dan proses bisnis, dan terakhir sumber daya manusia (SDM). "Ini yang menjadi inti dari apapun nanti Ditjen Pajak akan menjadi suatu badan, kalau empat core ini terus ada program yang jelas, dia adalah inti reformasi. Sehingga kalau dia masih di DJP atau menjadi badan, kami bisa berikan keyakinan bahwa dia menjadi badan yang lebih efektif," jelas Sri.

Dia juga mengatakan bahwa substansi atau formula bagi pajak tersebut harus kuat terlebih dahulu dan tidak bisa menunggu setelah badan tersebut berdiri. "Kita tidak bisa menunggu nanti kalau sudah menjadi badan saja baru lakukan reformasi. Ini kan sesuatu yang harus kami pertanggungjawabkan, tak bisa menunggu menjadi badan dulu," terangnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Korupsi Ditjen Pajak,...
Korupsi Ditjen Pajak, Menkeu Bebas Tugaskan Pejabat Ditjen Pajak
Sri Mulyani Rombak Pejabat...
Sri Mulyani Rombak Pejabat Ditjen Pajak Buntut Kasus Rafael Alun
Pajak Digital Belum...
Pajak Digital Belum Disepakati G20, Sri Mulyani Ungkap Gara-gara AS
Ulang Tahun Ditjen Bea...
Ulang Tahun Ditjen Bea Cukai ke-74, Ini Pesan Sri Mulyani
Sri Mulyani Raup Rp616...
Sri Mulyani Raup Rp616 Miliar dari Pajak Digital
Kemenkeu Perluas 11...
Kemenkeu Perluas 11 Sektor Usaha Dapat Kemudahan Pajak
Berita Terkini
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
54 menit yang lalu
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
1 jam yang lalu
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
2 jam yang lalu
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
12 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
12 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
13 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved