BI Tunggu Restu Jokowi Soal Redenominasi Rupiah

Selasa, 18 Juli 2017 - 14:52 WIB
BI Tunggu Restu Jokowi...
BI Tunggu Restu Jokowi Soal Redenominasi Rupiah
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyatakan, dalam melakukan redenominasi mata uang rupiah perlu menunggu restu banyak pihak. Salah satu yang paling penting dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

(Baca: Redenominasi Akan Masuk dalam Prolegnas Prioritas 2017 )

Gubernur BI Agus DW Martowardojo mengatakan, pihaknya terus melakukan komunikasi dengan pemerintah terkait redenominasi. RUU penyederhanaan rupiah pun ditarget selesai tahun ini.

"Kami akan terus bicara dengan pemerintah jika dimungkinkan akan ajukan RUU redenominasi tahun 2017. Harus bicara lagi dengan menteri terkait, lalu Presiden. Kami akan upayakan RUU ini bisa diusulkan dibahas di DPR karena UU nanti hanya 17 pasal dan substasnsinya kita pahami ini akan baik sekali kalau dilaksanakan pembahasannya," ujar dia di Jakarta, Selasa (18/7/2017).

Sebelum sampai ke anggota dewan, Agus menjelaskan, terlebih dahulu akan bertemu dengan Jokowi beserta menteri terkait. Sebab, pemerintah dan DPR harus satu suara dalam proses ini.

"Kami akan tindaklanjuti dengan bertemu Presiden, MenkumHAM, Menkeu untuk upayakan pemerintah setuju bahas ini dengan DPR. Namun, tentu DPR kelihatannya sudah medukung bahwa ini sesuatu prioritas yang dibutuhkan Indonesia," katanya.

Menurutnya, jika sudah menjadi prioritas DPR atau masuk Prolegnas maka proses redenominasi bisa dilakukan dengan cepat tahun ini. Jangan sampai justru RUU tersebut terus tertunda di meja anggota dewan.

"Kita ingin usulkan prioritas UU yang akan dibahas. RUU redenominasi bisa dibahas, diusulkan pemerintah, dan nanti dibahas DPR tahun 2017," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bos BI Beberkan soal...
Bos BI Beberkan soal Redenominasi Rupiah: Beli Segelas Kopi Bisa dengan Uang Baru Rp25
Ekonom Indef: Redenominasi...
Ekonom Indef: Redenominasi Rupiah Tidak Tepat Dilakukan Saat Krisis
Camkan! BI Sebut Peluncuran...
Camkan! BI Sebut Peluncuran Uang Baru Bukan Kebijakan Redenominasi
Lakukan Redenominasi...
Lakukan Redenominasi Saat Ini Bisa Jadi Bumerang buat Ekonomi
Tiga Angka Nol Rupiah...
Tiga Angka Nol Rupiah Versi Baru Hilang, Sinyal Redenominasi Dimulai?
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
2 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
3 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
3 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
4 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
4 jam yang lalu
Infografis
12 Terlapor dalam Kasus...
12 Terlapor dalam Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved