Garam Langka, Petani Tolak Rencana Pemerintah Impor Garam

Selasa, 25 Juli 2017 - 00:03 WIB
Garam Langka, Petani...
Garam Langka, Petani Tolak Rencana Pemerintah Impor Garam
A A A
SURABAYA - Rencana impor garam kembali bergulir seiring dengan harga yang terus merangkak naik. Para petani garam pun berharap besar pemerintah tidak melakukan impor karena masa panen garam tinggal menunggu hari saja.

Ketua Himpunan Masyarakat Petani Garam (HMPG) Muhammad Hasan menuturkan, keputusan impor bukan menjadi solusi dalam kelangkaan garam di pasaran saat ini. Pemerintah, kata dia, bisa berharap besar pada panen raya garam yang akan berlangsung pada akhir Juli atau awal Agustus ini.

"Semoga saja Agustus dan September iklim sudah mendukung. Makanya produksi bisa normal lagi untuk memenuhi kebutuhan di pasar," ujar Hasan, Senin (24/7/2017).

Ia melanjutkan, mahalnya harga garam konsumsi di pasaran memang bisa menjadi berkah bagi para petani di 12 daerah di Jawa Timur yang menjadi sentra produksi garam.

Kondisi cuaca yang tak menentu dengan diikuti harga garam yang mahal seperti sekarang ini membuat petani memanen lebih cepat. "Selain faktor iklim, mereka kejar harga tinggi untuk menambah keuntungan," ungkapnya.

Jika biasanya panen garam berlangsung tiap sepuluh hari sekali, kini dalam beberapa hari saja garam sudah dipanen. Hal itu berlangsung hampir di 12 kota dan kabupaten sentra penghasil garam di Jatim. "Tingginya harga juga tidak terlepas dari suplai dan permintaan pasar," ucapnya.

Mestinya, ketika stok bahan baku garam melimpah, harga akan perlahan turun. Sebab, Juli ini sudah memasuki musim panen. Puncak panen diperkirakan berlangsung pada September.

"Kami optimistis dengan penerapan geoisolator di seluruh sentra garam, produksi garam tahun ini meningkat," tegasnya.

Produksi garam nasional pada 2017 diproyeksikan sebesar 2,5 juta ton. Sementara itu, kontribusi Jatim diperkirakan mencapai 1 juta ton. PT Garam sendiri mengelola 5.000 hektare lahan garam yang tersebar di Madura.

Akibat produktivitas yang masih rendah, harga bahan baku garam melonjak. Dulu harganya sekitar Rp500-Rp600 per kg, kini naik hampir enam kali lipat dengan harga Rp3.000 per kg. Sedangkan harga garam konsumsi juga melonjak dari sekitar Rp3.800 per kg tahun lalu menjadi tembus Rp5.000 per kg.

Sesuai perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi iklim pada Juli masih cenderung basah. Dengan demikian, produksi garam belum bisa maksimal pada bulan ini. "Harapan kami, Agustus-September iklim sudah mendukung sehingga produksi bisa normal lagi," katanya.

Sutrisno, salah satu petani garam di Romokalisari menuturkan, saat ini memang menjadi waktu yang tepat untuk mendapatkan keuntungan tinggi. Namun iklim masih saja menjadi kendala utama dalam peningkatan produksi garam. "Kalau saja iklimnya baik bisa sampai berlipat produksinya. Lha ini sekarang panasnya kurang kuat, jadi produksi agak tersendat," jelasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Produksi dan Kebutuhan...
Produksi dan Kebutuhan Jomplang, RI Bakal Kecanduan Impor Garam
APGRI Beberkan Penyebab...
APGRI Beberkan Penyebab Indonesia Selalu Impor Garam
KPPU Endus Ada potensi...
KPPU Endus Ada potensi Rente di Impor Garam
Nasib, Nasib! Impor...
Nasib, Nasib! Impor Bakal Bikin 1,8 Juta Ton Garam Lokal Tak Terserap
Gula-Gula Erick Thohir...
Gula-Gula Erick Thohir buat Kebutuhan Garam yang Masih 'Asin'
Lima Maklumat Petani...
Lima Maklumat Petani Garam NU atas Rencana Impor Garam
Berita Terkini
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
57 menit yang lalu
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
1 jam yang lalu
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
1 jam yang lalu
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
3 jam yang lalu
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
5 jam yang lalu
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
5 jam yang lalu
Infografis
Terungkap Rencana Rahasia...
Terungkap Rencana Rahasia Golden Dome, Perisai Rudal Canggih AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved