Sebelum Beri Izin Impor Garam, Mendag Dipanggil Wapres

Jum'at, 28 Juli 2017 - 13:28 WIB
Sebelum Beri Izin Impor...
Sebelum Beri Izin Impor Garam, Mendag Dipanggil Wapres
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menyampaikan, sebelum izin impor garam keluar, ada kejadian menarik terjadi. Enggar dipanggil oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).

Enggar menjelaskan, JK memintanya untuk menyelesaikan persoalan itu secepatnya. Salah satu yang penting yakni demi kepentingan industri.

"Saya dipanggil Pak Wapres menyelesaikan, keputusan itu diambil siang. Sorenya sudah keluar izin impor industri termasuk pangan tapi ketentuannya untuk konsumsi hanya PT Garam yang impor," ujarnya di Jakarta, Jumat (28/7/2017).

Menurutnya, polemik garam industri telah terselesaikan. Enggar menegaskan, sebelum Kemendag menerbitkan izin ekspor harus dapat rekomendasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

"Garam ini untuk garam industri sudah selesai. Jadi undang-undang mengatur bahwa seluruh pergaraman itu harus dapat rekomendasi dari KKP dan Kemendag mengeluarkan izin impor untuk industri dan konsumsi," katanya.

Sebelum itu, Enggar menyampaikan, KKP memang sudah mengirim surat rekomendasi ke Kemendag. Sehingga, izin impor garam industri resmi keluar.

"Itu untuk konsumsi saja untuk industri perdagangan, saya sudah kirim surat ke KKP. KKP sudah kirim surat rekomendasi itu dilimpahkan ke Kemendag. Saya sudah boleh keluarkan rekomendasi izin impor garam industri, dengan demikian berdasarkan surat itu saja," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
Bakal Impor Lagi, Garam...
Bakal Impor Lagi, Garam Rakyat Terjual 200 Ton Sebulan
Bukan hanya Beras, Pemerintah...
Bukan hanya Beras, Pemerintah Juga Akan Impor Garam 3 Juta Ton
KKP Workshop Penyuluh...
KKP Workshop Penyuluh Perikanan untuk Kembangkan Informasi
Output Pencucian Garam...
Output Pencucian Garam Disebut Belum Memenuhi Kebutuhan Industri
Asinnya Kritik Anggota...
'Asinnya' Kritik Anggota DPR atas Rencana Impor Garam
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
4 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
4 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
5 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
6 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
6 jam yang lalu
Infografis
Balas Dendam ke AS,...
Balas Dendam ke AS, China Naikkan Tarif Impor Jadi 125%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved