PT Garam Baru Kali Ini Diizinkan Impor

Jum'at, 28 Juli 2017 - 17:56 WIB
PT Garam Baru Kali Ini...
PT Garam Baru Kali Ini Diizinkan Impor
A A A
JAKARTA - PT Garam menyatakan, impor garam bahan baku untuk garam konsumsi sebanyak 75.000 ton kali ini merupakan yang pertama kali. Terutama, sejak adanya Permendag 125 Tahun 2015 tentang Ketentuan Impor Garam mengalami perubahan dari aturan sebelurnnya.

(Baca: Mendesak, Pemerintah Tugaskan PT Garam Impor 75.000 Ton )

Terutama adalah dihapusnya rekomendasi impor garam yang sebelumnya menjadi tanggung jawab Kementerian Perindustrian. "Baru kali ini impor, apalagi semenjak ada Permendag 125. Tahun lalu juga belum," ujar Plt Direktur Utama PT Garam Budi Sasongko di Jakarta, Jumat (28/7/2017).

Di tempat yang sama, Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Brahmantya Satyamurti Poerwadi menyampaikan, semua proses impor itu akan dikawal Satgas Pangan. Salah satunya Bareskrim Polri.

"Penugasan ke PT Garam diharapkan masuk 10 Agustus 2017 di Pelabuhan Ciwandan, Tanjung Perak, dan Belawan. Selain itu, proses distribusi ke pengguna akhir dikawal Bareskrim," kata dia.

(Baca: Impor Garam Lewat Tiga Pelabuhan Mulai Bulan Depan )

Brahmantya menjelaskan, dari hasil rapat yang konstruktif antar kementerian, hasilnya produksi garam sedang turun saat ini. Pada Mei sampai Juli, hanya memiliki produksi 6.200 ton.

Jika dibandingkan dengan kondisi normal, per periode selama satu tahun sebanyak dua juta hingga 2,5 juta ton per bulan. Jumlah tersebut setara dengan 166 ribu ton, ini pun untuk garam rakyat saja belum dari PT Garam.

"Produksi garam rakyat normal 2 juta sampai 2,2 juta, saat ini posisi sedang pemulihan. Kami harap setelah (impor) Agustus nanti berangsur normal dan jangan khawatir ada Bareskrim yang kelola biar harga normal, kita awasi termasuk distribusi," tuturnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Produksi dan Kebutuhan...
Produksi dan Kebutuhan Jomplang, RI Bakal Kecanduan Impor Garam
APGRI Beberkan Penyebab...
APGRI Beberkan Penyebab Indonesia Selalu Impor Garam
KPPU Endus Ada potensi...
KPPU Endus Ada potensi Rente di Impor Garam
Nasib, Nasib! Impor...
Nasib, Nasib! Impor Bakal Bikin 1,8 Juta Ton Garam Lokal Tak Terserap
Gula-Gula Erick Thohir...
Gula-Gula Erick Thohir buat Kebutuhan Garam yang Masih 'Asin'
Lima Maklumat Petani...
Lima Maklumat Petani Garam NU atas Rencana Impor Garam
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
1 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
2 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
2 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
3 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
3 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved