BKPM Rayu Investor Asing Ikut Kembangkan Kawasan Suramadu

Senin, 31 Juli 2017 - 15:46 WIB
BKPM Rayu Investor Asing...
BKPM Rayu Investor Asing Ikut Kembangkan Kawasan Suramadu
A A A
JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Badan Pengembangan Wilayah Surabaya-Madura (BPWS) mendorong pengembangan dan proyek agar wilayah Madura lebih maju. Karena, wilayah ini belum berkembang jauh, padahal potensi daerahnya menjanjikan.

(Baca: Suramadu Investment Gathering Tawarkan Proyek Rp53,1 Triliun )

Plt Kepala BPWS Herman Hidayat mengakui, untuk saat ini Madura menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk dikembangkan. Maka, tak heran jika hari ini, banyak investor asing yang diundang untuk dapat melihat potensi investasi di Suramadu.

Hal ini lantaran pembangunan di empat kabupaten di Madura masih menempati posisi wilayah paling lambat pertumbuhannya. Untuk itu pihaknya akan menyampaikan kepada para investor mengenai potensi yang ada di wilayah tersebut.

"Perlu kami sampaikan bahwa Madura punya empat area, yaitu Bangkalan, Pamekasan, Sumenep, dan Sampang. Di mana dari 38 kabupaten di Jawa Timur, empat di antaranya ada di Madura yang minus dibanding kota-kota yang ada di Jawa Timur," ujar dia di Kantor BKPM, Jakarta, Senin (31/7/2017).

Selain itu, untuk pembangunan kawasan Suramadu, BPWS tidak diback up atau di biayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Karena itu pengembangan wilayah Suramadu akan mengandalkan kontribusi investor asing maupun domestik.

"Dana APBN tidak bisa untuk membiayai pembangunan di Suramadu. Sehingga kami undang para investor untuk ikut membangun kawasan ini," kata dia.

Karena itu, lewat bantuan BKPM, BPWS sedang berupaya untuk memasarkan proyek investasi senilai Rp53,1 triliun tersebut. Proyek tersebut ditujukan untuk kawasan di sekitar Jembatan Suramadu terutama di dua lokasi kawasan yakni Kawasan Khusus Madura (KKM) dan Kawasan Kaki Jembatan Suramadu Sisi Madura (KKJSM).
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tekad Kuat Wamen Investasi...
Tekad Kuat Wamen Investasi Benahi Perizinan Demi Ekonomi Tumbuh 8 Persen
BKPM Siapkan 6 Strategi...
BKPM Siapkan 6 Strategi Pulihkan Investasi di 2021
Serabutan Sedot Investasi,...
Serabutan Sedot Investasi, Besar atau Kecil Tetap Dilayani
Kejar Target Investasi,...
Kejar Target Investasi, Kepala BKPM Pakai Strategi Ala Juventus
Pemerataan Investasi,...
Pemerataan Investasi, Penanaman Modal di Luar Jawa Meningkat 19,3%
Genjot Investasi, BKPM...
Genjot Investasi, BKPM Prioritaskan Sektor Manufaktur, Hilirisasi dan Alat Kesehatan
Berita Terkini
Digitalisasi Kunci Kecepatan...
Digitalisasi Kunci Kecepatan Jasa Raharja Cairkan Santunan Korban Kecelakaan
15 menit yang lalu
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
36 menit yang lalu
DJP Targetkan Pajak...
DJP Targetkan Pajak Digital Melonjak Dua Kali Lipat, dari Marketpalce Rp24 Triliun
43 menit yang lalu
Sah, 4 Marketplace Ini...
Sah, 4 Marketplace Ini Resmi Pungut Pajak PPh 22
1 jam yang lalu
Investor RI Mulai Lirik...
Investor RI Mulai Lirik Saham AI Global, Bittime Hadirkan Fitur Earn
1 jam yang lalu
Neraca Dagang RI Defisit...
Neraca Dagang RI Defisit USD1,61 Miliar, Pertama Kali sejak 2020
2 jam yang lalu
Infografis
Dewan Penasihat Danantara...
Dewan Penasihat Danantara Diisi Tokoh Asing, Ada Mantan PM Thailand
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved