Asing Tertarik Investasi Megaproyek LRT Jabodebek

Jum'at, 04 Agustus 2017 - 21:29 WIB
Asing Tertarik Investasi...
Asing Tertarik Investasi Megaproyek LRT Jabodebek
A A A
JAKARTA - Keseriusan pemerintah menggarap megaproyek LRT (Light Rail Transit) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi menarik perhatian beberapa perusahan asing. Satu diantaranya, berharap dapat menanamkan modalnya di proyek infrastruktur yang menelan biaya Rp21,9 triliun itu.

Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menyampaikan, beberapa perusahaan dan lembaga internasional tertarik berinvestasi di LRT Jabodebek. Salah satunya adalah BlackRock Inc., perusahaan jasa investasi asal New York, Amerika Serikat.

"BlackRock, salah satu fund manager dunia sudah ingin masuk dan tertarik mendanai proyek ini (LRT Jabodebek). Karena mereka melihat sangat bagus dan konsepnya menarik dari sisi estetika," ujar Luhut saat meninjau pembangunan LRT Jabodebek, Jumat (4/8/2017).

Menurut Luhut, pemerintah tidak mempersoalkan masuknya kerja sama asing dalam megaproyek LRT Jabodebek. Hanya yang perlu ditegaskan adalah format kerja samanya, sehingga kelak tidak ada yang dirugikan. Apalagi proyek LRT Jabodebek adalah proyek andalan.

"Kalau ada pihak yang sangat berminat masuk, ya kami tidak keberatan. Sebab, dengan demikian tidak menggunakan dana APBN. Tapi kerja samanya jangan ada yang dirugikan," katanya.

Sehingga, sambung dia, APBN Indonesia yang untuk dialokasikan ke infrastruktur sebesar 20%. Sedangkan pembiayaan infrastruktur lainnya dibiayai dari sektor swasta. Baca: Luhut: Pembiayaan Proyek LRT Tak Lagi Andalkan APBN

Dengan adanya ketertarikan dari asing, Luhut mengaku Indonesia harus berbangga. Pasalnya proyek LRT Jabodebek memiliki multiplier effect atau efek ganda yang positif bagi Indonesia di masa depan.

Apalagi, kata dia, proyek LRT Jabodebek yang memiliki total panjang 76 kilometer ini, berada di daerah padat di Indonesia. Sehingga dia berharap, konstruksi model LRT dapat juga dipakai di Bandung, Surabaya, Semarang, Medan, dan Makassar. Sehingga kemacetan di daerah lain dapat diurai semaksimal mungkin.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jarak Stasiun LRT ke...
Jarak Stasiun LRT ke Rumah Idealnya Tak Lebih 10 Menit: Kemenko Marves Siap Bantu
Jamin Keamanan Wilayah...
Jamin Keamanan Wilayah Pesisir Laut Arafura, Kemenko Marves Lakukan Ini
Investor China Siap...
Investor China Siap Kucurkan Investasi USD8 Miliar ke Proyek Kilang di Batam
Luhut: Jangan Terlena...
Luhut: Jangan Terlena Lokasi Strategis, Kebesaran Wilayah hingga SDA Melimpah
Luhut Paparkan Kondisi...
Luhut Paparkan Kondisi Ekonomi dan Iklim Investasi RI di Tengah Pandemi
Pesan Luhut, Seluruh...
Pesan Luhut, Seluruh Elemen Bangsa Harus Mencari Solusi Pandemi Covid-19
Berita Terkini
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
15 menit yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
1 jam yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
1 jam yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
1 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
2 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
2 jam yang lalu
Infografis
Indonesia Tolak Usulan...
Indonesia Tolak Usulan Investasi Apple Rp1,58 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved