Maknai Kemerdekaan, Darmin Evaluasi Sektor Ekonomi

Jum'at, 18 Agustus 2017 - 17:14 WIB
Maknai Kemerdekaan,...
Maknai Kemerdekaan, Darmin Evaluasi Sektor Ekonomi
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution memaknai kemerdekaan Indonesia dengan melakukan evaluasi terhadap beberapa sektor yang ada. Seperti diketahui, saat ini masing-masing sektor di Indonesia ada yang menurun, stagnan dan meningkat meski tipis.

Penyebabnya lantaran perekonomian Indonesia belum pulih benar, imbas dari perekonomian global yang kondisinya masih penuh dengan ketidakpastian.

"(Kondisi ekonomi) baik-baik saja kan, ya ekonomi itu industrinya baik tapi kalau lebih cepat lagi pertumbuhannya lebih baik, pertaniannya oke, pertambangannya memang volume tidak terlalu meningkat karena memang keterbatasan suplainya, sehingga yang tinggi pertumbuhannya itu di jasa, telekomunikasi, perbankan. Itu kalau kita bicara sektor," kata dia di kantornya, Jakarta, Jumat (18/8/2017)

Untuk pengeluaran, lanjut dia, konsumsi memang sedikit di bawah tahun lalu. Namun sektor investasi agak meningkat jika dibandingkan dengan tahun lalu. Hal ini karena rating investasi Indonesia telah membaik.

"Jadi investasi agak membaik. Kemudian APBN tidak terlalu bagus di kuartal lalu. Ke depan, kalau dia menjadi normal itu akan membuat pertumbuhan secara keseluruhan lebih baik," imbuhnya.

Sementara untuk konsumsi masyarakat, Darmin mengakui memang sulit. Namun pemerintah punya PR besar untuk mempertahankan penerimaan yang maksimal untuk membantu konsumsi.

"Ini kan konsumsi pemerintah yang saya bilang lebih baik, mempertahankannya dengan penerimaan yang lebih baik," jelasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Zulhas Blak-blakan soal...
Zulhas Blak-blakan soal Bahlil Ditawari Prabowo Jadi Menko Ekonomi
Sri Mulyani Ramal Ekonomi...
Sri Mulyani Ramal Ekonomi RI Minus, Luhut: Lebih Baik di Antara Emerging Market
PKM Level 4 Berlanjut,...
PKM Level 4 Berlanjut, Menko Airlangga: Pemerintah Siapkan Insentif Tambahan
Boot Penuh Lumpur, Airlangga...
Boot Penuh Lumpur, Airlangga Blusukan ke Sawah Tinjau Smart Farming di Klaten
Kolaborasi Penguatan...
Kolaborasi Penguatan Kearifan Lokal Demi Tingkatkan Nilai Ekonomi Kreatif
Luhut Ungkap Enam Sektor...
Luhut Ungkap Enam Sektor Kontributor Utama PDB Nasional Melambat
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
9 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
10 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
11 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
13 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
13 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
13 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved